Pengertian Global Warming Adalah Beserta Penyebab dan Dampaknya

Global Warming Adalah – Mungkin kalian bertanya-tanya global warming adalah? Dampak global warming adalah? penyebab global warming adalah? Tenang kalian berada pada website yang tepat karena tim kami akan menjelaskan global warming secara jelas dan rinci.

Tanpa panjang lebar dan berbusa-busa berikut materinya untuk kamu, silahkan di baca.

Pengertian Global Warming Adalah

pengertian global warming adalah

churchmilitant.com

Global warming atau kita kenal sebagai pemanasan global adalah meningkatnya temperatur suhu rata-rata di lapisan atmosfer, laut dan daratan di permukaan bumi.

Sekarang ini berdasarkan hasil dari penelitian menunjukkan bahwasanya 1 abad terakhir ini suhu bumi meningkat secara drastis dengan nilai suhu 0,6 derajat celcius.

Sebagian besar dari peningkatan ini adalah dikarenakan penggunaan bahan bakar fosil yang mana banyak menghasilkan karbondioksida dan gas rumah kaca ke atmosfer bumi.

Negara penyumbang terbesar dari global warming ini adalah rata-rata negara maju seperti Amerika Serikat, Inggris, Rusia, Kanada, Jepang, China dan lain-lain yang berada di belahan bumi utara.

Global warming ini dapat terjadi karena pola komsumsi dan gaya hidup masyarakat negara maju yang lebih tinggi daripada penduduk di negara maju.

Meskipun kontribusi negara berkembang pada global warming tidak terlalu tinggi dibandingkan dengan negara maju atau negara industri, negara berkembang juga ikut menghasilkan karbondioksida dengan meningkatnya industri industri dan perusahaan tambang dengan bahan baku migas, batu bara, dan yang terutama berbahan baku fosil.

Dampak Global Warming

Dampak global warming ini akan saya jelaskan secara lebih mendalam dengan kategori perubahan iklim dan cuaca, peningkatan air laut, pertanian dan persediaan makanan, ekosistem, dan kesehatan manusia. Berikut penjelasannya.

1. Perubahan Iklim dan Cuaca

dampak global warming terhadap iklim

trbimg.com

Iklim adalah akibat jangka panjang dari radiasi matahari pada rotasi bumi yang berbeda-beda menurut letak permukaan dan atmosfer bumi. Sedangkan cuaca adalah kondisi atmosfer khususnya di lapisan dekat dengan tanah pada suatu tempat dan waktu.

Prediksi perubahan iklim dan cuaca akibat dari global warming adalah terjadinya pemanasan di daerah bagian utara dari belahan bumi utara melebihi daripada di daerah-daerah lain di muka bumi, sehingga gunung-gunung es akan mencair dan daratan akan mengecil karena permukaan air laut akan naik secara drastis.;

Di kutub utara dan selatan akan sedikit sekali ditemukan es yang terapung. Di darerah-daerah yang biasanya mengalamin hujan salju ringan kemungkinan tidak mengalaminya lagi.

2. Hujan Asam

hujan asam dampak dari global warming

berkahkhair.com

Apabila dilakukan pembakaran batubara dan minyak akan keluar emisi SO, partikel dan nitrogen oksida. SO2 dan NO. Jika gas-gas tersebut bereaksi di udara, akan membentuk pollutan sekunder seperti NO2, asam nitrat, asam sulfat dan garam nitrat serta garam sulfat.

Polutan yang jatuh ke bumi akan menjadi hujan asam, embun asam dan partikel asam. Secara alami hujan mempunyai derajat keasaman PH sekitar 5,6. Apabila hujan kurang dari 5,6 terutama PH dibawah 5,1 akan berdampak negatif dn menyebabkan kerusakan diantaranya sebagai berikut:

a. Merusaknya properti, monumen atau patung, bahan logam seperti mobil atau komponen bangunan mobil.

b. Dapat mematikan berbagai jenis tanaman dan binatang.

c. Menghambat pertumbuhan tanaman pangan dan sayuran

d. Menyebabkan penyakit pernapasan

e. Pada ibu hamil, akan menyebabkan bayi lahir prematur dan meninggal.

3. Mencairnya Es atau Gletser di Kutub Utara dan Selatan

dampak global warming

ice-energy.com

Sebagaimana yang kita ketahui bahwasanya kutub utara dan kutub selatan merupakan tempat yang paling banyak terdapat esnya dibandingkan tempat bagian bumi lainnya.

Ditambah lagi bahwasanya kemampuan es untuk memantulkan cahaya matahari lebih besar daripada daratan ataupun lautan. Parahnya jika semakin hilangnya es maka tanah akan menjadi lebih panas karena menyerap cahaya matahari akibatnya lebih banyak es yang mencair.

Pemanasan global membuat percepatan pencairan es yang ada di kutub utara dan selatan. Apabila sudah terjadi maka binatang-binatang pada kutub akan kehilangan habitat dan makanannya yang mengakibatkan musnahnya binatang kutub tersebut.

4. Naiknya Permukaan Laut

global warming adalah

satujam.com

Akibat melelehnya salju di kutub utara dan selatan otomatis air akan mengalir ke laut. Akibatnya permukaan air laut meningkat secara berangsur-angsur.

Berdasarkan pantauan dari ilmuwan, permukaan air laut naik mencapai 10 sampai 25 cm  selama abad 20, ditambah dengan prediksi dari lembaga IPCC bahwa air laut akan naik hingga mencapai 88 cm di abad 21 ini.

5. Gangguan Ekologis

global warming adalah

brilio.net

Global warming selain berdampak pada manusia juga berdampak pada makhluk hidup lainnya seperti hewan dan tumbuhan. Karena kebanyakan lahan atau tempat di bumi sudah dikuasai oleh manusia, maka hewan akan berpindah tempat atau bermigrasi ke kutub atau ke atas pegunungan.

Demikian juga dengan tumbuhan, yang semula habitatnya menjadi hangat maka akan mengubah arah pertumbuhannya mencari daerah baru.

Sudah tidak ada tempat lagi bagi hewan dan tumbuhan karena bagi mereka yang bermigrasi ke utara ataupun ke selatan terhalang oleh kota-kota atau lahan pertanian, maka bisa menjadi mati. Akhirnya beberapa jenis spesies akan musnah

Menipisnya lapisan Ozon

dampak global warming

okezone.com

Global warming bisa menjadi penyebab masalah yang lebih kompleks dan serius lagi. Dampak yang paling berbahaya dari global warming adalah lapisan ozon mulai menipis yang mana fungsinya untuk menyelimuti bumi.

Bumi kita ini sangat membutuhkan keberadaan lapisan ozon, karena dengannya dapat melindungi kita dari sinar langsung matahari seperti sinar ultraviolet. Jika ozon sudah tidak bisa untuk menyaring sinar ultraviolet, maka akan menghadirkan dampak buruk seperti penyakit kulit, bumi akan semakin panas dan sebagainya.

Pergantian Musim Yang Tidak Teratur

dampak global warming perubahan iklim

act.id

Selain Global Warming membuat bumi semakin panas, global warming juga mengakibatkan pergantian musim yang tidak teratur. Akhirnya akan menjadi sulit bagi kita untuk memprediksi musim yang tidak stabil tersebut. Yang semula musim sebentar menjadi musim yang lama.

Contohnya di Indonesia. Biasanya selama 6 bulan terjadi masing masing musim hujan dan musim kemarau. Selain itu, sangat teratur dalam waktu berlangsungnya. Tiap November sampai Maret ada musim hujan sedangkan tiap Oktober dan April ada musim kemarau.

Akibat dari pemanasan global, prediksi di atas sudah tidak bisa diandalkan lagi, kadang-kadang biasanya musim hujan sekarang menjadi musim kemarau dan sebaliknya.

Dampak paling buruknya adalah adanya bencana kekeringan seperti yang terjadi di Afrika.

Produksi Pertanian Mengalami Penurunan

dampak global warming

hull-o.com

Kita tahu bahwasanya dari dampak pemanasan global adalah pergantian musim yang tidak bisa diprediksi. Akhirnya hal tersebut juga berimbas pada hasil produksi pertanian.

Diantaranya tanaman yang seharusnya hanya sedikit mendapatkan asupan air, akhirnya menjadi mati akibat adanya musim hujan yang terus menerus terjadi.

Contohnya saja kita lihat di negara Kanada. Di Kanada yang biasanya musim penghujannya tidak panjang, namun karena ketidakstabilan iklim membuat musim hujan di sana lebih lama dari biasanya, akibatnya masa tanam lebih panjang membuat melimpahnya produksi pertanian di sana.

Selain itu berbanding terbalik dengan yang terjadi di negara benua Afrika. Musim kemarau sangat panjang di sana mengakibatkan penurunan produksi pertaniannya karena masa tanam yang terbilang pendek.

Berdasarkan pendapat para ahli, produksi pertanian turun mencapai 4 persen setiap kali panen disebabkan karena pemanasan global.

Penyebab Global Warming

Penyebab global warming sangat banyak sekali penyebabnya. Sebagian besar disebabkan karena ulah tangan manusia dan aktifitas yang mengeluarkan gas-gas seperti karbon dioksida. Berikut beberapa Penyebab dari global warming adalah.

1. Peningkatan Gas Karbon Monoksida Dari Kendaraan

Waktu ke waktu pengguna kendaraan bermotor di dunia semakin meningkat, buktinya kita lihat kemacetan yang terjadi di tiap-tiap kota besar.

Sebagaimana yang kita ketahui, bahwasanya penyebab paling besar terhadap pemanasan global adalah kendaraan yang bahan bakarnya dari fosil. Gas yang dikeluarkan dari kendaraaan tersebut bisa berupa karbon dioksida dan karbon monoksida. Nantinya gas-gas tersebut akan terperangkap di bawah atmosfer.

2. Efek Rumah Kaca

Sebenarnya efek rumah kaca berfungsi untuk menghangatkan planet kita yaitu bumi, namun apabila berlebihan akan menjadi sebab dari global warming. Gas-gas yang dihasilkan dari aktifitas manusia seperti karbon dioksida, karbon monoksida, metana dan lainnya terperangkap di atmosfer.

Permukaan bumi memantulkan kembali cahaya yang didapat dari matahari ke atas atmosfer, namun sayangnya tidak dapat diteruskan ke luar angkasa karena terperangkap dengan gas-gas tersebut.

3. Penggunaan CFC yang berlebihan

Biasanya di setiap peralatan rumah tangga seperti kulkas dan AC dipasang dengan CFC ini. CFC atau Cloro Flour Carbon adalah bahan kimia yang berguna untuk pendingin pada alat pendingin seperti kulkas dan AC.

Sayangnya apabila tidak bijak dalam penggunaannya mengakibatkan CFC tersebut menuju ke atas dan merusak lapisan ozon yang sangat penting bagi kita untuk melindungi diri kita dari sinar ultraviolet langsung.

4. Gas Metana yang Dihasilkan Oleh Peternakan dan Pertanian

Gas lain yang menyebabkan global warming adalah gas metana. Gas metana sendiri dihasilkan dari kegiatan peternakan dan pertanian seperti Kentut hewan dan pupuk organik hasil penguraian dari bakteri.

Bahan-bahan organik yang tidak ada kandungan oksigen di dalamnya biasa kita dapatkan di usus sapi. Dengan demikian apabila hewan ternak banyak yang diproduksi otomatis akan banyak gas metana yang dihasilkan.

Proses Terjadinya Global Warming

Di awali cahaya tampak matahari, sebagiannya dipantulkan ke luar angkasa dalam bentuk radiasi infra merah dan sebagiannya diserap bumi.

Radiasi tersebut di serap oleh karbon dioksida di atmosfer dan sebagian ke luar angkasa dan sebagiannya di pantulkan kembali ke bumi.

Untuk penjelasan lengkapnya silahkan kunjungi proses terjadinya global warming

Demikianlah pertanyaan dari anda tentang global warming adalah, sudah kami jawab semoga bisa membantu tugas sekolahmu.

                             Global Warming Adalah

No Responses

Leave a Reply