Contoh Cerpen Cinta dan Persahabatan

Contoh Cerpen Cinta dan Persahabatan – Selamat datang di portal hidupsimpel, yak pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang kumpulan contoh cerpen lengkap. Sebelum itu pastinya di antara kalian sudah tahu apa itu cerpen, Saat duduk di bangku sekolah kita kerap kali mendengar kata cerpen. Cerpen atau pada umumnya disebut juga dengan cerita pendek, yang mana merupakan suatu karya tulis yang termasuk dari jenis prosa narasi fiktif.

Sama seperti namanya, cerpen kebanyakan lebih padat, singkat, padat, dan secara langsung ke tujuan atau intinya , berbeda jika disamakan dengan jenis tulisan fiksi yang lainnya.

Nah, pada postingan ini kita akan membahas tentang cerpen lebih lengkap lagi. Diawali dari pengertian cerpen, ciri ciri cerpen, serta unsur unsur intrinsik den ekstrinsik cerpen. Tidak hanya itu, kita juga akan membagikan sejumlah referensi kumpulan contoh cerpen.

Baiklah langsung saja ini dia pembahasannya tentang contoh cerpen lengkap.

Pengertian Cerpen

pengertian cerpen
500px.com

Cerpen merupakan diantara jenis karya sastra yang menerangkan tentang suatu kisah dan cerita mengenai manusia disertai seluk beluknya lewat tulisan singkat atau pendek.

Pengertian cerpen lainnya adalah suatu karangan fiktif yang isinya menceritakan mengenai kehidupan seseorang maupun kehidupan yang akan dibahas dengan singkat dan berpusat hanya pada satu tokoh.

Biasanya cerita pendek mempunyai jumlah kata yang kurang dari 10.000 kata atau tidak lebih dari 10 halaman saja. Disamping itu, cerita pendek sekedar membawakan suatu kesan tunggal yang begitu dan memfokuskan diri hanya kepada salah satu tokoh dan cuma pada kondisi tertentu saja.

Baca Juga  Sejarah Dunia Yang Disembunyikan, Konspirasi di Balik Dunia

Ciri Ciri Cerpen

ciri ciri cerpen
Contoh Cerpen Cinta / Contoh Cerpen Persahabatan

Ada beberapa ciri ciri cerpen yang patut untuk diketahui oleh kita semua. Sebagian besar orang menduga kalau cerpen itu adalah novel, padahal ditinjau dari jumlah kata saja sudah beda. Dibawah ini beberapa keterangan lebih detailnya.

  1. Cerpen memiliki alur cerita yang lebih pendek dibandingkan dengan novel.
  2. Jumlah kata pada cerpen kurang dari 10.000 kata.
  3. Pada umumnya cerpen menceritakan suatu kisah yang diambil dari kehidupan sehari-hari.
  4. Tidak menceritakan secara detail seluruh cerita tiap tiap tokohnya, karena pada cerpen cuma menggambarkan atau menceritakan inti sarinya saja.
  5. Tokoh di dalam cerita cerpen dikisahkan ditimpa suatu masalah atau konflik hingga pada level penyelesaiannya.
  6. pemakaian kata yang sederhana dan bisa dipahami oleh setiap pembaca.
  7. Pada cerpen biasanya meninggalkan Kesan yang begitu mendalam, sampai sampai pembaca dapat secara langsung merasakan hal yang berlangsung pada cerita tersebut.
  8. Pada umumnya sekedar mengisahkan hanya satu peristiwa
  9. . Alur ceritanya bersifat lurus dan tunggal.
  10. Penokohan pada cerpen begitu sederhana, tak terlalu mendalam dan benar benar singkat

Unsur Intrinsik dan Ekstrinsik Cerpen

unsur intrinsik dan ekstrinsik cerpen
Contoh Cerpen Cinta / Contoh Cerpen Persahabatan
cerita pendek atau Cerpen memiliki 2 unsur, yaitu unsur intrinsik dan unsur ekstrinsik cerpen. Dibawah ini adalah ulasan lebih lengkapnya.

Unsur Intrinsik Cerpen

  1. Tema, suatu gagasan pokok yang menjadikan dasar bagi jalannya sebuah cerita pada cerpen.
  2. Alur atau Plot, merupakan jalan dari suatu cerita cerpen.
  3. Setting, berhubungan dengan tempat, waktu, dan kondisi yang berlangsung pada suatu cerpen.
  4. Tokoh, adalah pelaku yang terlibat langsung dengan isi cerita cerpen.
  5. Penokohan, pelabelan sifat atau karakter bagi tiap tiap tokoh pada setiap cerpen.
  6. Sudut Pandang, cara pandang penulis terkait memandang sebuah peristiwa pada suatu cerita pendek.

Unsur Ekstrinsik Cerpen

  1. Latar Belakang atau background Masyarakat, sebuah efek dari situasi dan keadaan latar belakang masyarakat dengan terjadinya alur cerita.
  2. Latar Belakang Pengarang, berkaitan tentang pemahaman penulis terkait sejarah hidupnya dan sejarah yang sukses dikarang sebelumnya.

Contoh Cerpen Cinta Sejati

contoh cerpen cinta sejati
contoh cerpen cinta

Cinta sejati. Kalian yakinkah tentang hal itu ? Konon katanya  “Cinta Sejati” dipunyai oleh masing masing orang ? Cinta yang menurutnya amat indah dan bisa bikin orang yang mengalaminya berubah menjadibahagia ? Mitos cinta sejati yang berulang ulang mengaum di hati ini.

Kuamati bingkai putih yang ada di tepi tempat tidurku. Aku tersenyum saat mengamati benda yang berada pada bingkai itu.

Bukanlah satu buah foto atau lukisan. Cuma sebuah kertas lusuh. Kertas catatan PKN yang dulunya aku robek dari buku punyanya 3 tahun yang dulu di waktu ada acara perpisahan SMP. Dia tidak sekali pun tahu kalau aku sudah merobek buku catatan milikinya. Malahan, kemungkinan dia tidak pernah kenal aku. Aku hanya salah satu dari ratusan fansnya yang berada di sekolah.

Dia tidaklah termasuk artis. Dia cuma seorang siswa yang berparas ganteng serta cerdas yang belajar di sekolahku ketika waktu itu. Dia termasuk kaya dan berbakat di bidang olahraga. Malahan, Sifatnya yang cuek tersebulah yang jadi daya tarik sendiri bagi para wanita, terlebih lagi aku.

Namun, bisa dibilang, aku tak begitu menampakkan diri kalau aku benar benar suka kepadanya. Aku juga tak pernah bersapa maupun menegur dia ketika lagi berpapasan. Aku cuma menyukainya melalui diam.

Justru, robekan catatan PKN tersebut aku pungut dengan diam-diam agar kenanganku bersamanya tetap ada ketika saat di sekolah. Aku lagi lagi senyum ketika menatap robekan kertas itu. Orang cakap, apapun itu, kalau memang bodoh sekalipun, maka dia akan tetap kembali lagi dan lagi. Dan aku benar benar percaya jika pada suatu hari nanti kita pasti berjumpa kembali.

Kemudian kukeluarkan kertas itu dari bingkainya. Kupeluk secara mesra, dan ku ajak kertas itu untuk senyum dan tertawa bareng.

Sungguh gila, konyol, memang. Sesudah puas dengan hal yang kulakukan tersebut, aku lalu menaruhkannya kertas itu kembali ke dalam bingkai yang berada atas meja belajarku.

Dan …

Syuuuuttt …

Kertas itu keluar dari jendela dan beterbangan dihembuskan oleh para angin berhembus dan jatuh di perkarangan. Dengan bersegera aku keluar dari rumah dan lari mengejar kertas itu . Kertas itu adalah hanya satu-satunya barang yang bisa bikin aku selalu mengingatnya.

Ketika aku sedikit lagi meraihnya, angin lagi lagi berhembus begitu kencang membawa kertas tersebut. Aku benar benar kesal. Akhirnya aku kejar terus kertas itu.

Saat aku hendak memungutnya kembali, kertas tersebut diinjak oleh seseorang. Lalu orang tersebut meraih kertas tersebut. Namun begitu aku tetap masih merasa kesal ketika mengetahui kalau kertas tersebut diinjak seseorang. Dengan kesal Aku masih mengamati jalanan berdebu dan agak marah.

“Ohh, mulai tadi kamu lagi mengejar kertas ini ya ?” ujar orang tersebut. Aku masih mengenal Suara bariton tersebut, lalu aku menengok dan melihat wajah dari yang punya suara ini.

NYESS…

Loh, di diakan? Dia kan yang punya kertas yang aku robek itu ?A Angga. Laki-laki keren, tampan, dan pandai itu … Bagaimana dia bisa disini ?

“Maaf. Aku saat itu diam diam merobek buku kamu.”

“Tidak apa apa kok Shafira. Sungguh deh, tidak apa-apa. Sebab aku sering juga diam diam mengambil foto kamu waktu itu.” Akunya kepadaku ? Ia.. kok tau namaku ?

“Foto ?! diam-diam ?”

“Lebih indah kita nostalgianya di taman saja yuk.” Ujarnya disertai memegang tanganku menuju taman.

Aku benar benar tidak percaya dengan hal yang aku alami dan lihat. Ternyata Fotoku selama ini berada di dompet Angga ?

“Aku dahulu sangat suka dengan kamu Shafira. Sebab kamu merupakan satu-satunya wanita yang tidak sekalipun menyapaku saat di sekolah. Kamu benar benar cuek dan aku amat menyukai hal itu.” Ujarnya dibarengi dengan tersenyum.

“Saat lalu, aku benar benar ingin memiliki kesempatana untuk mengenal kamu lebih dalam lagi dan bisa jadi pacar kamu. Namun apa daya, hanya berada di dekat kamu saja aku sudah merasa begitu gemeteran pada saat itu. Ditambah lagi dapat berbicara dengan kamu kayak saat ini.

Serta aku tahu kok bahwa kamu yang merobek bukuku. Hanya saja aku berusaha pura-pura tidak tahu saja. Aku justru senang sekali jika kamu saat itu merobek kertas ini. Karena dengan begitu berarti, kamu sama juga suka kan dengan aku ? Ayo ngaku saja!” Ujar Arya disertai dengan senyuman malu.

“Jujur saja aku masih merasa bingung ingin berkata apa..”

“Kamu percaya tidak dengan true love ?”

“True love ? memangnya itu apa ?” tanya aku.

“Awalnya aku benar benar ragu, namun pada malam ini aku sungguh percaya akan true love bahwa itu memang ada. Aku sudah menemukan True love dan kini sudah berada di depan aku. Aku suka dengan kamu Shafira.” Ujar Arya.

“Will you be My True love, Shafira ?” Ujar Arya.

Benarkah dia mengungkapkan perasaannya didepan aku? tidak sadar aku langsung saja mengucapkan “Yes I Will.”

Percaya atau tidak, itulah faktanya. Cinta sejati terkadang bisa datang lewat sendirinya. Sejauh apapun, cinta sejati bisa menemukan jalannya lagi dan lagi supaya kita jumpai.

Contoh Cerpen Persahabatan di Sekolah

contoh cerpen persahabatan singkat
contoh cerpen persahabatan

 

ANTARA AKU, JACK, DAN ROLIVE

Memang, persahabatan adalah hal yang penuh warna dan bisa bikin hidup kita begitu bermakna. Itulah yang saat sekarang aku alami saat kenal Jack dan Rolive, dua sahabat yang selalu mencetak separuh kisah perjalanan hidup aku.

Pertama kali, Aku, Joe dan Rolence berjumpa ketika kami lagi mendaftar masuk SMA. masa itu, kami secara berbarengan mendaftar dan diterima di sekolah negeri yang lumayan populer. Hingga akhirnya tiga tahun berlalu, kami seakan akan tidak dipisahkan.

Terdapat banyak suka dan duka yang kami rasakan, banyak hal yang sudah kami alami, ada benci, amarah, kesal,, rindu, cemburu serta banyak lainnya yang tidak diungkap. Waktu kini kami telah sama-sama lulus SMA, lalu kemudian kami terpaksa terpisah dan meneruskan hidup dengan tiap tiap jalannya sendiri.

Tetapi meskipun begitu, persahabatan akan senantiasa eksis, kami akan senantiasa dekap dengan erat ingatan kenangan persahabatan kami dan tetap selalu menghiasi jalan yang akan kami lewati… aku tentunya tidak akan mungkin lupa seluruh kenangan bersama mereka, sama waktu itu ketika kami saling bertemu untuk pertama kalinya…

“Hai, aku Rolive”

“Hai…. Aku Jack dan ini sahabatku Malik..”

“Ehm…. Kalian sahabatan ya, aku duga kalian pacaran….”

“Apa, enak aja kamu…. Aku dan Imam sudah sahabatan dari kecil…”

“Oew”

Kesan pertama aku mengenal Rolence memang agak berbeda dibandingkan dengan anak yang lain. Rolive merupakan anak perempuan yang apa adanya, dia tidak sekalipun menyembunyikan segala hal yang ada di fikirannya. Hingga sampai Jack sahabatku kerap kali merasa tersinggung dengan apa yang dia ucapkan…

“Jack…..”

“Apa Live…..?”

“Hei… Sudah berapa kali aku katakan jangan sebut aku memakai singkatan, panggil Rolive!!”

“Iya pincis Rolive….ada hal apa???”

“Esok minggu aku mau mengadakan ulang tahun dan aku mau membuat acara kecil-kecilan, sehingga aku harap kamu dengan Malik hadir….”

“Wah…. Mau sekali, jika permasalahan seperti itu mah aku tentunya akan ikut, loh, terus mana si Malik nih…”

“Dia Sedang berada di perpustakaan…. Kita tunggu saja….”

“Hei…. Tumben sekali kamu semua akrab, biasanya seperti anjing dan badak…”

“Enak sekali loe……”

“Kurang aja loe Lik…. Masak cewek cantik begini dimiripin sama badak….”

“Eh, Maksud kamu aku anjingnya gitu….”

“Kwak..kwak…kwak”

Lucu, dan aneh-aneh saja memang tingkah si Jack dan Rolive sahabatku tersebut. Malahan hingga saat ini aku masih saja selalu tertawa sendiri apabila kembali mengingat berbagai cerita lucu diantara mereka.

Mereka merupakan sahabat terbaikku yang biasanya tidak sekalipun akur, pasti ada hal yang mereka saling mengejek satu sama lain.

Pernah suatu hari si Jack sungguh sungguh dibikin jengkel oleh Rolieve, ceritanya begini

“Jack…. Enaknya ngobrol berduaan….” Ujar Rolive memotong pembicaraan Jack dan Rina yang sedang ngobrol

“Memang…..” jawab Jack dengan singkat.

“Wuiiih.. sombong dia….. sampai lupa….” Lanjut Rolence

“Apaan sih live, jahil banget, lupa apa…?”, Joe menjawab dengan agak penasaran.

“Itu tu… loh….. gak etis jika ku katakan langsung……” jawab Rolive

“Apaan….” Joe semakin penasaran

“Reslet…..ing……” jawab Rolive sambil berkedik

Sontak Joe langsung bangun dan memegang resleting celana yang sebenarnya telah benar. Karena tahu dia dibohongi akhirnya ia pun marah…

“Awas loe ya……!” teriak Jack

“Hahahaaaa…. Kabur……” teriak Rolive Disertai berlari.

Tidak cuma kejadian kecil kayak itu, masih terdapat kejadian lain yang tidak bisa aku lupakan begitu saja. Memang, sebagian hal yang aku ingat merupakan kejadian kejadian diantara mereka berdua dan juga kami bertiga, buat kejadian yang khusus terjadi antara aku dengan Rolive tidak terlalu sering sebab memang Rolive memperlakukan aku dengan cara yang berbeda dibandingkan dengan Jack.

Entahlah, terkadang aku juga merasa heran mengapa demikian.

Ketika sedang berdua dengan aku, contohnya waktu Jack lagi memesan makanan di kantin, sedangkan kami berdua menunggu, Rolive seakan akan senantiasa bertingkah manis seperti putri raja, tak bawel, tidak alay, dan juga tidak jail kayak saat Rolive dengan Jack.

Tentang itu malahan terkadang bikin Joe iri, sempat juga dia protes hingga hampir marah…

“Rolive kamu ini jika dengan Malik saja mesti lembut, sangat beda jauh jika dibandingkan dengan aku….”

“Ya memang kenapa toh…. Sama saja, perasaan kamu aja mungkin….”

“Iya kamu nih Jack, ada ada saja… kamu saja yang keseringan bercanda….”

“Enggak Lik, lihat deh, tuh lihat, gaya berbicaranya Rolence saja beda…. dibuat melotot lagi…”

“Ya tidaklah Jack, normal aja… Ya iya juga sih agak memang, masalahnya kamu bau sih… heeheheee…..”

“Tuh…. kan, betul kan Lik, sahabat kita yang satu ini memang tidak adil… kejam-kejam, benar benar kejam..!”

Demikianlah, diantara pengalaman menarik yang terjadi di cerita persahabatan kami. Kisah persahabatan diantara Aku, Jack dan Rolive memang begitu indah dan tidak akan bisa sekalipun aku lupakan. Malahan hingga saat ini, aku berharap kalian para sahabat terbaikku agar senantiasa selalu sehat dan sukses, doaku beserta kalian.

–Tamat–

Nah, demikianlah beberapa contoh cerpen persahabatan di sekolah yang menarik sekali. Seandainya tulisan cerpen kamu mau kami post di website ini, jadi kirim saja lewat alamat email kami.

Contoh Cerpen Romantis Sedih

contoh cerpen romantis sedih
images.vice.com

CINTA DI AKHIR NADA

Matahari menjadi semakin panas dan kucuran keringatku mulai menetes di dahiku. ada empat lagu lagi yang masih belum kunyanyikan, namun aku sudah tidak mampu kembali untuk berdiri. Akhirnya kupaksakan tubuh ini demi menghibur ribuan pendengar. Hingga pada akhirnya acara ini telah selesai.

Tiba di rumah, aku langsung lemas terkulai menanti waktu ku memejamkan mata . Akhirnya aku terbaring tidur. Pagi itu Kicauan burung membangunkanku dari tidur. Aku merasakan usus perutku mulai protes mau di kasih makanan . Kemudian aku berjalan selangkah demi selangkah ke meja makan .

Sungguh terkejutnya aku mendapati meja makan yang banyak dengan makanan . “Siapa gerangan yang membuatkannya?” tanyaku di dalam hati . Lalu hadirlah sesosok wanita berambut panjang mengenakan baju putih hadir dari balik pintu dapur. ternyata dia adalah kekasihku .

Dia adalah Suzuka, wanita yang begitu aku cintai . Jujur, perhatian,  Penyabar serta setia merupakan sifatnya . Sudah cukup banyak lagu yang kubuat karena terinspirasi dari dia. Yang semula bidadari yang jatuh di lubuk hatiku dan sekarang berwujud sebagai kekasih hidupku .

            “ Mulai kapan kau berada di sini? ”, tanyaku,

            “ Dari mulai kau sedang tidur . ”, jawabnya dengan senyuman manis,

            “ Kenapa kau tidak membangunkanku saja ? ”, tanyaku

            “ kuamati kau terlalu letih dan menikmati tidurmu . ”, jawabnya.

Karena usu perutku mulai menjerit-jerit, ku langsung saja telan roti keju yang berada di depanku. Suzuka mengamatiku disertai senyuman .

            “Lapar yah ?”, kata Suzuka dengan nada manja .

            “He’eh”, ucap aku disertai kepala yang mengangguk.

Beberapa saat kemudian , aku menerima telepon dari produser agar datang pertemuan dengannya. Padahal di hari itu pula aku ada janji dengan Suzuka buat menemaninya berkunjung ke rumah orang tuanya yang berada di Bogor.

Akhirnya keinginan itu pun lenyap sudah dan Angel tidak akan berangkat pergi ke Bogor sebab aku mesti melakukan pertemuan dan mengerjakan proyek dengan produser. Aku akhirnya berjanji dengan Angel kalau bulan depan aku nanti bersamanya ke Bogor .

Di masing masing malam aku membuat lagu dalam persiapan album baruku yang hendak dilaunching bulan depan. Jadi waktu senggangku habis cuman demi menciptakan lagu dan momen buat Suzuka menjadi terbengkalai. Setiap kali Angel meminta aku untuk bertemu, selalu saja aku mengelak karena alasan karier.

Tidak sadar lewat tiga minggu sudah aku tidak bertemu dengan Suzuka. Perasaan kangen tumbuh subur dihatiku. Namun ketika aku berjumpa dengan Angel, sifatnya sudah mulai agak berbeda. Dia terlihat diam dan cenderung pasif. Tidak kayak biasanya yang riang dan mudah untuk tersenyum. Kemungkinan dia sedikit marah sebab aku begitu sibuknya dengan pekerjaan. Tentang perihal itu, aku tidak terlalu begitu menanggapinya.

Satu hari sebelum perilisan album , produser menggelar pertemuan dan diakhiri dengan check sound . Waktu yang kunantikan akhirnya datang. Aku harap perilisan album ini sesuai seperti yang aku harapkan dan album yang ku kerjakan bisa booming dipasaran .  

Di permulaan acara aku menerima telepon dari Suzuka yang meminta janji agar menemaninya berkunjung ke Bogor. Akhirnya kupilih keputusan supaya Angel berangkat dengan sendiri dan nantinya aku kan menyusul esok pagi. Tidak ada jawaban , Angel tiba tiba memutuskan telepon . Hal tersebut tidak kutanggapi secara serius. Dan acara pun pun berlangsung dengan sukses.

Tiba-tiba terdapat kabar yang menjelaskan kalau Angel sudah tertimpa kecelakaan lalu lintas. Langsung saja Aku pun segera datang ke rumah sakit . Namun kehadiranku telah telah. terlebih dulu Suzuka meninggal sebelum aku datang.

Air mataku langsung menetes dan terurai ketika aku mendapati seseorang yang aku cintai sudah terbujur kaku di depanku. Wajahnya seolah olah tersenyum menyambut kedatanganku. Menyambut kedatangan orang yang tidak memiliki mata hati .

Kulirik satu carik kertas di samping tubuh Angel yang sebenarnya merupakan pesan terakhirnya. Lewat pesan itu Angel merangkai tiga kata yang bikin aku benar benar menyesal . “ kunanti Kau Di sana “ Demikianlah pesan dari Angel sebelum ia pergi ke Bogor . Sebenarnya ia telah merasakan apa yang nantinya dia alami .

Mungkin , batu nisan memisahkan antara dunia kita , Tetapi dirimu senantiasa hadir di hidupku . Bersama di setiap detak jantung sampai masuk dalam palung jiwa . Penyesalan yang senantiasa hadir tidak akan bisa membawamu kembali. Tetapi aku percaya kau sudah bahagia berada di dalam singgasana surga .

Maafkan aku Suzuka.

Kumpulan Contoh Cerpen Singkat Bahasa Indonesia

contoh cerpen singkat
ukmriau.com

Penjahit Laki-laki pun Bisa Sukses!

          “Kerja keras dan ketekunan merupakan kunci kesukesan saya.” Itulah yang dikatakan Pak Giman kepada karyawannya saat beliau ditanya mengenai kesuksesan dirinya saat kini. Laki-laki berumur 40 tahun tersebut mengisahkan di awal mula memulai usahanya tersebut.

“Sesudah lulus SMP, saya kemudian meneruskan ke SMK jurusan Tata Busana.”

“Loh, Itu kan sekolah buat wanita pak?” Tanya Ratih, salah seorang karyawanannya.

“Buat wanita sih tidak juga, namun memang mayoritas muridnya adalah perempuan. Tetapi apa salahnya? Karena saya renungkan dengan keahilan jenis itu saya dapat merintis usaha sendiri.” Kata Pak Giman.

Namun begitu, adap yang terjadi di lapangan tidak seindah yang dibayangkan Pak Giman. Sesudah Pak Giman lulus, beliau tidak mempunyai modal buat merintis usaha kios jahitnya sendiri. Maka, sesudah beliau lulus, Pak Giman pergi merantau menuju Jakarta.

Tanpa kawan dan tanpa pengalaman, beliau hanya seorang diri melamar pekerjaan kesana-kemari. Meskipun dua minggu Pak Giman tetap saja menganggur sebab belum menemukan pekerjaan, namun ia pada akhirnya mendapatkan lowongan pekerjaan di suatu perusahaan konveksi.

“Di perusahaan itu saya memperoleh banyak pengalaman bernilai. Pengalaman yang lebih penting dan berguna dibandingkan di pelajaran sekolah.” Ujar Pak Giman.

Kemudian, mengapa bapak mengundurkan diri dari perusahaan tersebut?” Tanya Ratih.

Dari awal Pak Giman memang memiliki impian untuk merintis kios jahit sendiri, dan keinginannya tersebut sudah benar benar tidak terbendung lagi di saaat selama lima tahun beliau bekerja, gajinya tidak segera naik naik.

“Pada masa itu gaji saya perbulannya adalah seratus ribu, tentunya sih agak cukup buat hidup di tahun 95-an. Namun, dengan jumlah segitu tentunya masih minim buat bertahan hidup di Jakarta. Mulai situ saya kemudian berkeinginan mau pulang kampong.”

Lewat jumlah modal yang cukup dari perolehan kerja di Jakarta, Pak Giman kemudian merintis kios Jahitnya sendiri. Pada mulanya, bisnis Pak Giman tidak berlangsung mulus. Minggu pertama, toko Pak Giman masih tidak ada pembeli. Akan tetapi, karena kesabaran serta usaha kerasnya, para pembeli toko Pak Giman pun mulai bertambah banyak.

Sebab itulah Pak Giman mulai menerima karyawan. Hingga saat sekarang, Pak Giman telah memilih karyawan berjumlah sepuluh orang, termasuk Ratih. Ruang di Rumahnya juga sudah tidak lagi memadai buat usahanya tersebut. Oleh karena itu, Ia membeli tanah kosong di samping rumahnya agar dibangun tempat lagi.

“Jadi, seluruh ini merupakan hasil dari usaha jahit bapak ya pak?”

“Benar! Semua ini karena hasil kerja keras saya membangun usaha jahit ini.”

“Terus, mengapa kios jahit ini dikasih nama ‘Pangestu Tailor’?”

“Pangestu Tailor itu artinya saya berharap usaha ini diridhoi oleh Allah dan mendapatkan restu dari orang tua.”, Tutur Pak Giman mengakhiri ceritanya.

Contoh Cerpen Tentang Pendidikan

contoh cerpen pendidikan
good.co

Pak Guru oh Pak Guru

Di suatu kampung nelayan, sesosok Bapak Guru Muda yang baru saja hadir dari kota begitu bersemangat membentuk murid-muridnya terpelajar dan memiliki disiplin yang tinggi. Pada saat pertama kali bertatap muka, Sang Guru Muda mulai menyampaikan sejumlah peraturan kedisiplinan siswa.

“Anak-anak bapak yang bagus, bapak sangat senang dapat membina kalian di sini. Bapak harap, kita semuanya sama-sama mampu menjalankan aktifitas belajar dengan baik ke depannya. Oleh sebab itu, mulai sekarang tidak boleh ada lagi yang terlambat. Bapak pun tidak ingin mendapati kalian berangkat sekolah dengan penampilan kacau, dan kalian mesti merapikan rambut serta kuku-kuku kalian. Jangan ada rambut yang panjang terlebih lagi kuku. Besok pagi Bapak akan mengecek satu persatu”.

Dikeesokan harinya, Guru tersebut pun hadir pagi pagi sekali. Dia mau mengamati kesungguhan siswanya tersebut mengikuti perintahnya. Anak-anak pun hadir satu per satu dengan tepat waktu, perasaan pak Guru pun gembira, “Sungguh hebat murid murid saya”, ucapnya di dalam hati.//

Setibanya ia memasuki ruangan kelas, mata Pak Guru Muda itu menatap rambut-rambut siswa. Lagi-lagi ia senang, karena para murid mematuhi perintahnya. Ia membayangkan betapa nikmatnya mengajari anak-anak yang mau mendengarkan kata-katanya, “Anak-anak hebat” ujarnya.

Lalu pandangan pak Guru berganti ke arah kuku-kuku masing masing muridnya. Ia pun terkejut sebab menemukan 75%  siswanya tidak memotong kuku. Mukanya menjadi mengesut, terlihat tanda kekesalan yang keluar dari matanya.

“ Para Murid-muridku, kalian menyimak tidak apa yang bapak bilang kemarin kan?”
“Iya, Pak” jawab anak-anak secara bersamaan dan kompak.
“Bapak bilang apa?”
“Bapak bilang kami patut belajar disiplin, hadir dengan tepat waktu. Berpakaian sopan dan rapi serta potong kuku dan rambut” Jawab para murid-murid.

“Bapak gembira kalian sudah memperhatikan bapak, kalian sudah rapi, hadir tepat waktu, dan telah ada yang menggunting rambut. Namun mengapa tidak sekaligus kamu semua memotong kuku? mengapa kalian menurutinya dengan setengah hati?.”

Diantara salah satu siswa yang berada di bangku paling depan mengacungkan jari telunjuknya seraya bilang “Jika saya diperkenankan mewakili teman-teman, Pak Guru. Kami semua bersedia dan mau untuk mematuhi Pak Guru, datang tepat waktu, memotong kuku dan rambut.

Akan tetapi yang terakhir kami tidak dapat melakukannya Pak Guru. Kami semua merupakan anak-anak nelayan, habis pulang sekolah, kami terbiasa menolong orang tua kami untuk mengupas kulit kerang. Seandainya kami memotong kuku kami, maka kami tidak dapat kembali menolong orang tua kami.” Guru Muda tersebut kaget, Ucapan yang baru saja ia dengar menyadarkan dirinya mengenai hal baru.

Melakukan profesi sebagai guru tidaklah sesuatu yang ringan. Guru tidaklah termasuk sosok pemahat patung yang dengan gampangnya memahat kayu jadi karya yang indah. Guru pula bukanlah file komputer yang tetap secara berulang ulang meng-copy paste semua memori buat  dipindahkan ke otak murid-murid.

Untuk melaksanakan profesinya, Guru tidak lagi berhadapan dengan barang kosong yang mengisinya dengan sesuka hati. Namun yang dia hadapi merupakan anak manusia yang memiliki perasaan, emosi, perasaan serta pengalaman dunia yang beraneka macam.

Dengan demikian, disamping sungguh sungguh ahli dalam penguasaan pelajaran dan cekatan berkomunikasi. Guru harus punya kepekaan sosial atas apa yang dialami murid. Di lapangan, kadang kadang tidak cocok dengan teori yang dipelajari ketika “belajar di kampus”. Pada keadaan tersebut, Guru mesti sanggup menanggalkan teori yang biasa dan bertindak dengan metode yang baru.

Di sinilah perlu kebijakan sesosok guru, kesanggupan yang dapat menimbang antara melaksanakan prinsip umum atau mengalah dengan mengamati keadaan yang beragam dan tidak sesuai. Semestinya Seorang guru mengetahui, kalau di dunia ini ada banyak jalan untuk meraih cita-cita.

Banyak pengertian yang berganti, pada tempat dan kondisi yang tidak sama. menerapkan paksaan kepada para murid agar berfikir dengan satu pola yang hanya akan mengurung kreativitas mereka untuk menerima ilmu pengetahuan. Hal yang padahal berlawanan dengan prinsip pengetahuan. Diharapkan pendidikan Indonesia waktu demi waktu menjadi bertambah dan semakin baik.

(Cerpen dari Erik Suwandinata dengan sedikit perubahan)

Nah Demikianlah informasi singkat tentang cerpen. Diawali dari pengertian cerpen, unsur intrinsik dan ekstrinsik cerpen, ciri-ciri cerpen, dan sejumlah referensi contoh cerpen yang menarik sekali.

  • Contoh cerpen singkat
  • Contoh cerpen cinta
  • Contoh cerpen pendidikan
  • Contoh cerpen persahabatan
  • Contoh cerpen lucu

Tinggalkan komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.