Fakta Anak Pertama laki-laki Perempuan Yang Bikin Penasaran

FAKTA ANAK PERTAMA – Kata orang, menjadi anak pertama itu bertanggung jawab, sopan, dan perhatian. Apakah itu fakta menjadi anak pertama? Untuk menjawab rasa penasaranmu, ikuti penjelasan tentang fakta-fakta anak pertama berikut ini.

Fakta Anak Pertama

fakta anak pertama
yukepo.com

Berikut ini adalah kumpulan fakta anak pertama, silahkan diikuti.

1 Saat Kecil, Anak Pertama Jadi Anak Emas Orang tua

Saat Kecil, Anak Pertama Jadi Anak Emas Orang tua
hipwee.com

Ketika kamu lahir, seluruh perhatian tertuju kepadamu. Semua orang menunggu-nunggu kehadiranmu di dunia.

Seluruh kasih sayang dan perhatian keluarga dicurahkan kepadamu. Karena kamu adalah buah kasih sayang pertama mereka.

Apapun yang kamu mau, diturutin sama orang tuamu. Segala pendidikan terbaik di berikan kepadamu untuk menjadi contoh bagi adik-adimu nanti.

2 Anak Pertama Adalah “Sarana” Belajar Orang Tuamu

Anak Pertama Adalah "Sarana" Belajar Orang Tuamu
gushaironfadhli.com

Yah, kelahiranmu di dunia merupakan moment yang tak terlupakan. Kamu adalah anak pertama mereka sekaligus mereka telah menjadi orang tua untuk pertamakalinya.

Segala tingkah laku kamu adalah pelajaran bagi mereka, karena mereka belum punya pengalaman sebagai orang tua sebelumnya.

Meskipun orang tua kamu sering baca buku tentang parenting, tetapi orang tua kamu harus menghadapi realita, bahwa apa yang diterangkah dalam buku tidak sama dengan tingkah laku kamu sebagai anak pertama.

Boleh jadi, mereka belajar dari nol, dan fakta bahwa anak pertama adalah percobaan bagi para orang tua.

3 Fakta Anak Pertama Itu Sayang Sama Adik

Fakta Anak Pertama Itu Sayang Sama Adik
pixabay.com

Sudah menjadi fakta kalau anak pertama itu sayang sama adiknya dan lebih bertanggung jawab untuk mendidik adik-adinya.

Baca Juga  Pengertian Global Warming Adalah Beserta Penyebab dan Dampaknya

Mungkin kita juga sering melihat kalau anak pertama itu sering memerintah adik-adiknya, meski terlihat egois, tapi sebenarnya si kakak sayang sama adik-adiknya.

Jarang kita melihat seorang kakak yang mengungkapkan rasa sayangnya kepada adiknya. Tapi rasa sayang itu tidak hanya sebatas kata-kata saja.

Rasa sayang sang kakak bisanya terlihat kalau lagi bepergian sama adiknya atau ketika di tinggal sama orang tua.

Si kakak akan mengaktifkan mode kepemimpinannya untuk mengatur dan memberikan perlindungan kepada adik-adiknya.

4. Dilahirkan Menjadi Pembelajar

fakta anak pertama adalah pembelajar
theasianparent.com

Banyak orang mengatakan kalau anak pertama adalah seorang pembelajar sejati. Mereka akan lebih banyak belajar pengalaman hidup dibanding adik-adiknya.

Berbeda dengan anak, kedua, ketiga dan seterusnya. Anak pertama tidak memiliki sosok yang bisa diajak bermain atau dijadikan panutan untuk bermain. Dia akan lebih banyak mendapatkan hal itu di luar rumah.

Berbeda dengan adik-adinya, mereka akan mendapat banyak arahan dan perintah dari kakaknya. Memang sih itu terlihat seperti memerintah adiknya, tapi sebenarnya itu adalah pelajaran dari kakaknya supaya adiknya tidak mengalami kesalahan yang sama sepertinya.

Banyaknya pengalaman dan ilmu yang ia dapatkan dari mengarungi kehidupan tersebut, seorang kakak terlihat lebih pintar, mereka terbiasa belajar otodidak dan tidak banyak bertanya.

Mencoba, mencoba, dan terus mencoba sampai Ia tahu jawabannya.

5. Pemimpin Alami

Pemimpin Alami
fthmb.tqn.com

Anak pertama adalah anak yang tumbuh sebagai seorang pemimpin, sadar atau tidak, dalam kesehariannya, anak pertama merupakan teladan bagi adik-adiknya.

Jiwa kepemimpinannya tumbuh karena ia hidup penuh dengan tanggung jawab, seperti contoh ketika anak pertama disuruh ibunya untuk merawat dan menjaga adik-adiknya, pasti dia akan mengorbankan waktu bermainnya untuk menjaga adiknya selama ditinggal orang tuannya.

Oleh sebab itu, fakta yang tidak bisa ditutupi dari anak pertama bisa kamu lihat ketika ia berada dalam sebuah forum atau sebuah perkumpulan. Secara otomatis, karakteristik sebagai seorang pemimpin akan keluar dengan sendirinya.

Baca Juga  Pengertian Bencana Alam Beserta Cara Penanggulannya

Seorang anak pertama memiliki potensi cukup besar untuk menjadi pemimpin besar, oleh sebaba itu, pendidikan dari keluarga dan orang tua sangat berpengaruh sekali untuk menjadikan anak pertama sebagai seorang pemimpin hebat.

Beberapa contoh pendidikan orang tua kepada anaknya tentang kepemimpinan misalnya, setiap moment anak dijarkan untuk mandiri (bisa dimulai dari hal-hal kecil), komunikasi yang baik, bermanfaat untuk agama, negara, dan masyarakat.

6. Anak Pertama Memiliki Sifat yang Baik

Anak Pertama Memiliki Sifat yang Baik
yukepo.com

Kalau kita cermati benar-benar perilau anak pertama, kamu akan menemukan kalau anak pertama itu jarang sekali berperilaku nakal.

Fakta yang biasa kita temui bahwa anak pertama itu memiliki sifat yang lebih perhatian dan lebih sopan dibanding adik-adiknya.

Sifat tersebut bisa muncul pada anak pertama karena ia sering berkomunikasi dengan orang tuanya sebelum mengambil tindakan. Ia berfikir kalau setiap tindakannya pasti akan dicontoh oleh saudara-saudaranya.

Kalau kita mendapati seorang anak pertama mempunyai sifat nakal, hal ini biasanya terjadi karena si anak kurang mendapat perhatian dan kasih sayang dari orang tuanya.

Atau bisa jadi anak pertama sering menjadi kambing hitam dari kesalahan adiknya, ataupun sering disalahkan karena hal-hal sepele.

Hal seperti ini pastinya tidak bisa dibaiarkan begitu saja, orang tua juga memiliki peran penting dalam pembentukan pribadi si anak.

Anak Pertama Itu Bertanggung Jawab Tetapi Mudah Stress

Anak Pertama Itu Bertanggung Jawab Tetapi Mudah Stress
via blogspot.com

Anak pertama terlahir menjadi sosok yang harus memiliki tanggung jawab yang tinggi. Tidak hanya untuk dirinya sendiri, melainkan juga  bertanggung jawab untuk adik-adiknya.

Orang tua yang baik adalah orang tua yang memerikan pelajaran dan pemahaman tentang tanggung jawab sejak dini. Terkadang tanggung jawab yang dimiliki anak pertama menjadikan ia ingin menyelesaikan semua tanggung jawabnya secara perfec, sehingga ia akan mudah stress.

Baca Juga  Macam Macam Alat Musik Petik Tradisional Beserta Cara Memainkan

Bagaimana solusi untuk menaggulangi sifat anak pertama yang mudah stress? Gampang saja, rasa stress yang dialami oleh anak pertama karena ia memiliki perasaan menggung beban, kita bisa memberikan dukungan moral pada dirinya.

Selain itu, anak pertama juga butuh teman yang bisa diajak diskusi untuk memikirkan kehidupan masa depan.

Memilih Diam

Memilih Diam
pixabay.com

Anak pertama biasanya cenderung pilih sikap diam saat dia sedang marah atau menjumpai hal yang berlawanan dengan keinginan atau kurang mengenakkan hati.

Terutama bilamana si anak pertama ini adalah perempuan. Sikap diamnya tersebut biasanya lebih membuat hatinya dan fikirannya lebih tenang. Meskipun begitu, diamnya tidak berlangsung lama, karena mereka memiliki sifat kasih sayang kepada saudaranya yang lebih.

Terkadang sifat diamnya tersebut menyebabkan saudara atau adiknya jadi ketakutan.

Egois

egois
amazonaws.com

Biasanya anak pertama memiliki sifat egois yang lumayan tinggi dan tidak dapat dikalahkan. Tentunya seiring waktu sewajarnya sikapnya tersebut akan pelan pelan menghilang ketika anak tersebut sudah memasuki usia dewasa.

Terlebih lagi bila anak pertama tersebut adalah berjenis kelamin perempuan. Akan tetapi walaupun mereka memiliki sifat egois ataupun keras kepala tetapi anak pertama berlaku seperti itu sebab ada rasa peduli dengan hal tertentu.

Saksi Perjuangan

Saksi Perjuangan 
huffpost.com

Pada umumnya anak pertama adalah saksi perjuangan keluarganya atau orang tua untuk mencapai dan menjadi keluarga yang lebih baik untuk segi kebahagian hidup ataupun material.

Karena saksi perjuangan tersebut memiliki pengaruh terhadap karakter anak pertama, mereka akan condong memiliki sikap rendah hati, mengalah dan lebih mendapatkan kepercayaan orang tua terkait mengerjakan maupun memilih dan memutuskan bermacam macam hal atau permasalahan.

Disamping itu, karena anak pertama adalah saksi perjuangan orang tuanya maka mereka biasanya mengapresiasi setiap proses dan perjuangan.

Tinggalkan komentar