Kata-Kata Mutiara Islam untuk Menjadi Muslim yang Lebih Baik

Islam adalah agama yang sempurna, ajarannya meliputi seluruh aspek kehidupan. Nilai-nilai kebaikan dalam Islam harus menjadi pijakan seorang muslim dalam menapaki kehidupan di dunia. Dalam tulisan ini, Anda akan menemukan kata-kata mutiara Islam dari para ustadz yang akan memotivasi Anda untuk menjadi muslim yang baik, menuju jalan keselamatan.

 

  1. Menjadi Muslim Berakhlak Mulia

Shalatlah agar menjadi muslim yang lebih baik

Islam tidak hanya mengajarkan ibadah yang sifatnya hablumminallah atau hubungan dengan Tuhan. Dalam bermasyarakat, Islam pun memberikan tuntunan cara membangun hubungan yang baik dengan sesama manusia. Bahkan, Rasulullah pun diutus untuk menyempurnakan akhlak manusia. Jadilah muslim yang berakhlak mulia, sehingga dicintai oleh siapa saja. Dibawah ini kata-kata mutiara islam yang bisa menyemangati kita agar menjadi muslim berakhlak mulia;

  • Akhlak yang mulia adalah membalas keburukan dengan kebaikan. Kalau hanya berbuat baik kepada yang baik, maka itu sudah merupakan keharusan. (Ustaz Firanda Andiraja)
  • Jadikanlah kebahagiaan teman menjadi kebahagiaan kita juga. Ikutlah merasa bersyukur atas nikmat yang Allah berikan kepadanya, niscaya hidup ini akan jadi lebih indah dan mulia. (Aa Gym)
  • Melawan kemarahan dengan kemarahan hanya akan menimbulkan lebih banyak masalah baru. Ketenangan, kejernihan, dan sikap yang terkendali insya Allah akan lebih bisa menjadi solusi. (Aa Gym)
  • Tak perlu menjawab penghinaan dengan penghinaan lagi. Cukup jawablah dengan evaluasi diri, gigih memperbaiki diri, dan beri bukti yang tak terpungkiri. (Aa Gym)
  • Tidak jujur adalah penjara yang membuat diri dicekam karena takut terbongkar dan membuat kita mudah berdusta. Nikmat apa pun tak akan bisa ternikmati. Maka, jujur adalah hidup merdeka. (Aa Gym)
  • Salah satu ciri sahabat yang baik adalah ketika ia bisa mendoakan kebaikan bagi sahabatnya. (Ustaz Yusuf Mansur)
  • Buahlah kebahagiaan di hati banyak orang, niscaya hati kita pun akan dipenuhi oleh kebahagiaan. (Ustaz Yusuf Mansur)
  • Semua orang yang ada dalam hidup kita, masing-masingnya, bahkan yang paling menyakiti kita, diminta untuk ada di sana agar cahaya kita dapat menerangi jalan mereka. (Ustaz Salim A. Fillah)
  • Jawaban teragung pada caci maki dan kebusukan: “Bahkan walah ingin membalas, aku tak kuasa, sebab aku tak punya kata-kata keji dan nista.”

Jawaban terbaik pada penghina dan pencela kehormatan: “Yang kaukatakan tadi sebenarnya adalah pujian, sebaba aslinya diriku lebih mengerikan.” (Ustaz Salim A. Fillah)

  • Apabila luas ilmu seseorang, meluaslah penerimaannya dengan benar kepada sesiapa yang berbeda darinya. Jika sempit, sempit pula kemaklumannya. (Ustaz Salim A. Fillah)
  • Siapa yang cerah jiwanya oleh takwa, jernih hatinya sebab iman, dan jelita akhlaknya dengan kebajikan, niscaya dicinta Allah dan para insan. (Ustaz Salim A. Fillah)
  • Bagi tiap perjalanan, sebaik-baik bekal adalah takwa, sebaik-baik kawan adalah ilmu, dan sebaik-baik buah tangan adalah akhlak mulia. (Ustaz Salim A. Fillah)

 

  1. Menghadapi Masalah Hidup

Menghadapi masalah hidup

Dalam hidup, setiap manusia pasti pernah menghadapi berbagai masalah, kesulitan, bahkan musibah. Bagi sebagian orang, kesulitan adalah bentuk ketidakadilan Tuhan, sehingga membuatnya stres dan depresi. Padahal, seringkali, ujian merupakan bentuk kasih sayang Allah kepada hamba-Nya. Dibawah ini kata-kata mutiara islam yang bisa menyemangati kita dalam menghadapi masalah hidup;

  • Ketika terasa diri ini hampa, tak ada apa-apa bagai butiran debu di tengah samudra keagungan Allah, saat itulah rahmat Allah turun, menyentuh rasa yang tak dapat diwakili kata. (Ustaz Abdul Somad)
  • Ketika engkau susah di dunia ini, sabarlah, karena ia hanya sementara. Ketika engkau diberi kesenangan di dunia ini, jangan bangga dan sombong, karena ia juga hanya sementara. (Ustaz Abdul Somad)
  • Kekhawatiran tak menjadikan bahayanya membesar, hanya dirimu yang mengerdil. Tenanglah, semata karena Allah bersamamu, maka tugasmu hanya berikhtiar. Dan di sana, pahala surga menantimu. (Ustaz Abdul Somad)
  • Segala luka dan kecewa tampaknya akan malu dan meniada, ketika kita insyafi bahwa Allah Yang Maha Mengatur tak pernah keliru, tak pernah aniaya. (Ustaz Abdul Somad)
  • Semua penghirup napas dunia akan merasakan duka, galau, sakit, dan kecewa. Yang paling bermakna adalah jika tercekam karena menyeru di jalan-Nya. (Ustaz Abdul Somad)
  • Kalau kita enggak punya harta, enggak apa-apa, kita punya doa. kalau kita tampangnya biasa saja, enggak apa-apa, doa kita luar biasa. Kalau kita merasa enggak menarik, enggak apa-apa, doa kita menarik di sisi Allsh. Pokoknya, kalau kita enggak punya modal apa pun dalam hidup, kita masih punya Allah, tinggal minta saja. (Ustaz Hanan Attaki)
  • Boleh jadi, Allah mengabulkan harapan kita dengan tidak memberikan apa yang kita inginkan, karena Dia Maha Tahu bahaya yang akan menimpa di balik keinginan kita. (Ustaz Abdullah Gymnastiar)
  • Berani hidup harus berani menghadapi masalah. Jangan takut dan jangan gemetar. Hadapi dengan benar dan tawakal, karena stiap masalah sudah diukur oleh Allah sesuai kemampuan kita. Kata-kata mutiara Islan dari Ustaz Abdullah Gymnastiar
  • Bila kesulitan dan permasalahannya bisa mengantarkan dirinya kepada Allah, sesungguhnya kesulitan dan permasalahaan tersebut adalah anugerah Allah adanya. Bukan beban, sebagaimana yang dipandang selama ini. (Yusuf Mansur)
  • Allah Maha Melihat. Dia melihat segala kesusahan kita, sungguh pun itu adalah hasil perbuatan kita sendiri. Karena Dia melhihat, maka Dia menunggu permohonan kita. Permohonan untuk dibebaskan dari kesusahan dan derita tersebut. (Yusuf Mansur)
  • Kesulitan dan kesusahan, penyakit dan kerugian, kadang bisa menjadi pintu yang bisa mengantarkan kita kembali mengingat Alllah. (Yusuf Mansur)
  • Bagi orang-orang baik, setiap penderitaan dan kesulitan yang mereka hadapi adalah ujian dari Allah. (Yusuf Mansur)
Baca Juga  Pengertian Bencana Alam Beserta Cara Penanggulannya

 

  1. Menjaga Hati agar Tetap Bersih

Menjaga hati tetap bersih

 

Hati adalah pusat jiwa manusia yang sangat menentukan baik-buruknya seorang manusia. Dalam Alquran, terdapat istilah qolbun salim yang disebutkan dalam beberapa ayat. Qolbun artinya hati, sedangkan salim berarti bersih, lurus, dan suci. Memiliki hati yang bersih, lurus, dan suci tidaklah mudah, tetapi juga bukan hal yang mustahil. Banyak cara untuk mendapatkannya. Dibawah ini kata-kata mutiara islam yang dapat menyemangati kita untuk menjaga hati kita tetap bersih;

  • Hati yang bersih akan peka terhadap ilmu. Apa pun yang dilihat, didengar, dan dirasakan akan jadi samudra ilmu yang membuatnya semakin bijak, arif, dan tepat dalam menyikapi hidup ini. (Ustaz Abdullah Gymnastiar)
  • Hati manusia senantiasa berubah-ubah, sekarang marah, mungkin besok lusa sudah reda, bahkan mungkin lebih sayang kepada kita. Oleh karena itu, jangan mendendam atau membenci berkepanjangan. (Ustaz Abdullah Gymnastiar)
  • Akan ada saat hati menjadi sedih dan gelisah. Jangan biarkan berlarut-larut dan mencuri hidup kita. Bangkitlah, sibuklah, bergaullah dengan orang yang bermanfaat dan banyaklah berzikir. (Ustaz Abdullah Gymnastiar)
  • Air yang lembut bisa mempersatukan bahan besi, semen, kerikil, dan pasir, sehingga menjadi beton yang kokoh. Memang, kelembutan hatilah yang akan bisa mempersatukan. (Ustaz Abdullah Gymnastiar)
  • Hanya mengingatkan kembali kepada diri ini:
    • Jika kau merasa besar, periksa hatimu. Mungkin ia sedang bengkak.
    • Jika kau merasa suci, periksa jiwamu. Mungkin itu putihnya nanah dari luka nurani.
    • Jika kau merasa tinggi, periksa batinmu. Mungkin ia sedang melayang kehilangan pijakan.
    • Jika kau merasa wangi, periksa ikhlasmu. Mungkin itu asap dari amal salehmu yang hangus dibakar riya’. (Ustaz Salim A. Fillah)
  • Dalam dekapan ukhuwah, kelembutan nurani menuntun kita untuk menjadi anak Adam sejati: memiliki kesalahan, mengakuinya, memperbaikinya, dan memaafkan sesama yang juga tak luput dari khilaf dan lupa. (Ustaz Salim A. Fillah)
  • Seandainya hati kita bersih berkesucian, takkan pernah ia kenyang dan bosan kepada Alquran. (Ustaz Salim A. Fillah)
  • Jika hati senantiasa berniat baik, Allah akan pertemukan dengan hal yang baik, orang-orang baik, tempat yang baik, dan kesempatan berbuat baik. (Ustaz Salim A. Fillah)
  • Keterpurukan dan kemunduran, justru sering kali didapat oleh mereka yang mengabaikan pertimbangan akal dan hati. (Ustaz Yusuf Mansur)
  • Siapa yang memberikan hatinya lebih dulu kepada makhluk daripada kepada Allah, maka siap-siaplah, hatinya akan sengsara. (Ustaz Yusuf Mansur)
Baca Juga  Contoh Paragraf Deduktif Beserta Pengertian dan Penjelasannya

 

  1. Berbuat Baik

Kata kata mutiara islami

Islam diturunkan sebagai rahmatan lil alamin atau rahmat bagi semesta alam. Karena itu, Islam memerintahkan umatnya untuk senantiasa berbuat baik. Sesungguhnya, semua perbuatan baik akan kembali kepada diri kita sendiri. Ketika kita berbuat baik kepada orang lain, sebenarnya kita sedang berbuat baik kepada diri sendiri. Dibawah ini kata-kata mutiara islam yang bisa menyemangati kita untuk berbuat baik;

  • Teruslah berbuat baik meski itu melelahkan, karena lelahnya akan hilang, sedangkan pahalanya insya Allah akan terus ada. (Ustaz Hanan Attaki)
  • Kalau kita libatkan Allah dalam urusan kita, maka Allah sendiri yang melibatkan manusia untuk menyayangi kita. (Ustaz Hanan Attaki)
  • Jangan gantungkan keyakinan kepada manusia. Bergantung kepada manusia hampa, bergantung kepada harta sirna, bergantung kepada kuasa takkan tersisa. Bergantunglah kepada Dia, la ta’khudzuhu sinatuw wala naum. (Ustaz Abdul Somad)
  • Beramal karena “like” akan kecewa, beramal karena “comment” akan sakit hati, beramal karena “share” tidak akan mendapatkan ketenangan, tapi beramallah karena Allah, maka Allah akan berikan balasan kuasa. Bagikan saja. Satu orang dapat hidayah karena share-mu, satu orang mendapat hidayah karena statusmu, lebih baik daripada kau memiliki seekor unta yang merah, unta besar, berbulu kemerahan, kendaraan termahal di zaman Nabi. (Ustaz Abdul Somad)
  • Rugi! Kalau pernah hidup, tapi tak pernah mengajak orang menuju jalan kebenaran. Kata-kata mutiara islam dari Ustaz Abdul Somad yang benar adanya
  • Tidak ada orang yang baik berkehidupan buruk, sebagaimana tidak ada orang buruk yang berkehidupan baik. Allah tidak akan tertukar dalam mengambil keputusan dan kehendak. (Ustaz Yusuf Mansur)
  • Orang yang peduli akan masa depannya, maka ia akan berjalan penuh kehati-hatian. Sebaliknya, mereka yang berlayar dengan nafsu sebagai nahkodanya, maka kehidupan yang penuh dengan keburukan yang menjadi masa depannya. (Ustaz Yusuf Mansur)
  • Silakan berbuat apa saja, yang penting diketahui bahwa segala sesuatu tercatat di sisi-Nya dan akan diperlihatkan kembali kepada kita. Saat itulah, kita memperolah bunga dari apa yang telah kita kerjakan. (Ustaz Yusuf Mansur)
  • Akan dengan mudah kita ulurkan tangan dan meraba penderitaan serta kesulitan mereka bila kita anggap itulah lading amal yang Allah sediakan bagi kita. (Ustaz Yusuf Mansur)
  • Tinggalkan berlebihan dalam memandang, tertuntunlah menuju khusyuk. Tinggalkan berlebihan dalam berbicara, terbimbinglah pada hikmah. (Ustaz Salim A. Fillah)
  • Tidak ada yang terlalu buruk untuk memulai hal baik. Tak ada yang terlalu baik untuk boleh berhenti dari berkebaikan. (Ustaz Salim A. Fillah)
  • Masih banyak orang saleh, tetapi tak banyak di antara mereka yang memperjuangkan kesalehan. (Ustaz Salim A. Fillah)
  • Mustahil semua orang akan menyukai kita, walah kita sudah berbuat baik semaksimal mungkin. Tak usah merasa aneh dan kecewa, teruslah berbuat baik, karena itulah yang akan kembali kepada diri kita sendiri. (Aa Gym)
Baca Juga  Contoh Jenis Alat Musik Melodis Beserta Pengertian dan Penjelasan

 

  1. Kehidupan dan Kematian

Kehidupan dan kematian

Semua yang hidup pasti akan mati. Hal ini sudah menjadi sunatullah atau ketetapan Allah Swt. Tidak ada yang bisa menolak kematian, bahkan memundurkan barang sedetik pun tidak bisa. Maka, yang harus dilakukan oleh setiap muslim adalah berbuat sebaik mungkin dalam kehidupan, demi membawa bekal yang baik setelah kematian. Dibawah ini kata-kata mutiara islam yang bisa menyemangati kita dalam menghadapi kehidupan dan kematian;

  • Syukurilah semua yang diberikan Allah Swt. Jika kau masih hidup, bersyukurlah masih melakukan amal saleh. Jika kau mati, tetap bersyukurlah, karena setidaknya dosamu tidak semakin bertambah. (Ustaz Abdul Somad)
  • Dunia ini hanya setetes air. Kalau kau tak dapat, jangan sedih, karena yang kau tak dapat hanya setetes. Dan kalau kau dapat, jangan bangga, karena yang kau dapat hanya setetes. (Ustaz Abdul Somad)
  • Hidup ini seperti bahtera di lautan. Dia atas ada ombak kencang yang akan menghadang. Dari bawah ada batu karang yang besar. Tak ada yang bisa menguatkan hidup ini, kecuali Allah. (Ustaz Abdul Somad)
  • Apa pun yang terjadi, Islam akan tetap ditolong Allah. Yang menjadi masalah adalah apa yang telah dan akan kita lakukan untuk Islam, demi untuk menolong diri kita di dunia dan akhirat nanti? Jangan jawab dengan lidah, karena lidah terlalu mudah untuk berkata-kata. Tapi, jawablah dengan perbuatan. (Ustaz Abdul Somad)
  • Kita yang menjalani hidup dengan mengalir seperti air mungkin lupa bahwa air hanya mengalir ke tempat yang lebih rendah. (Ustaz Salim A. Fillah)
  • Ada banyak hal tampak yang bisa kita tertawakan. Tapi sungguh, lebih berbilang hal tak kasat yang selayaknya kita tangisi. (Ustaz Salim A. Fillah)
  • Sebab hidup ini adalah ibadah kepada Allah, maka tugas kehambaan kita adalah mengemudi hati menuju-Nya. (Ustaz Salim A. Fillah)
  • Bahwa jika bahagia dijadikan tema utama kehidupan, kita bisa kehilangan ia setelah kematian. .(Ustaz Salim A. Fillah)
  • Kehidupan yang penuh ketenanganlah yang seharusnya yang menjadi pilihan kita semua, meskipun harus hidup dengan sederhana. (Ustaz Yusuf Mansur)
  • Bila kematian bisa dijadikan guru kehidupan, lalu, sebagai manusaia pembelajar, model kematian yang bagaimana yang akan kita contoh? (Ustaz Yusuf Mansur)
  • Kita tidak memiliki apa pun dan tidak dimiliki siapa pun, selain Allah. Hidup di dunia hanyalah mampir sejenak, mencari bekal untuk pulang dan menanti saat maut menjemput. (Ustaz Abdullah Gymnastiar)
  • Hanya orang yang tahu batas dan disiplin dengan bataslah yang akan menikmati hidup, karena orang yang tak tahu batas dan berlebihan akan menimbulkan masalah. (Ustaz Abdullah Gymnastiar)
  • Ingatlah, seseorang pasti akan bersegera, memprioritaskan, dan bersungguh-sungguh terhadap hal yang dianggapnya penting dan menguntungkan dirinya, tapi tak melakukan yang sebaliknya. (Ustaz Abdullah Gymnastiar)

Hidup memang tidak pernah mudah, demikian juga dengan menjadi muslim. Banyak tantangan dan rintangan yang akan dihadapi. Namun, Allah melarang kita untuk berputus asa. Semoga kata-kata mutiara Islam di atas bisa menjadi penyemangat untuk menjalani kehidupan sebagai seorang muslim dengan lebih baik lagi.

Referensi

  • http://meriwardana.blogspot.co.id/2010/06/kumpulan-kata-kata-bijak-kh-abdullah.html
  • https://www.ydhartono.com/2017/11/88-kata-bijak-ustazz-yusuf-mansur.html
  • https://www.goodreads.com/author/quotes/710334.Salim_Akhukum_Fillah
  • http://www.juproni.com/2016/09/kata-mutiara-ustazz-salim-fillah.html
  • http://pekanbaru.tribunnews.com/2018/01/21/18-kata-kata-bijak-ustazz-abdul-somad-no-11-penting-untuk-pekerja?page=3

Tinggalkan komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.