metode pembelajaran ceramah

31+ Macam Metode Pembelajaran Lengkap | Pelaksanaan, Kelebihan, Kekurangan

Metode Pembelajaran – Selamat datang di portal hidupsimpel, yah pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang metode pembelajaran. Di dunia ini sepanjang sejarah sudah hadir berbagai metode pembelajaran beserta kelebihan dan kekurangan yang dalam kurun waktu tertentu terus dikembangkan oleh para pihak agar sesuai dengan kebutuhan pendidikan saat ini.

Baiklah berikut ini berbagai kumpulan metode pembelajaran yang kami kumpulkan dari berbagai referensi untuk anda, silahkan disimak.

daftar isi

Kumpulan Metode Pembelajaran

Berikut ini adalah kumpulan daftar metode pembelajaran yang sudah terangkum secara lengkap dari mulai pengertian kelebihan dan kekurangan.

1. Metode Ceramah

metode pembelajaran ceramah
abdinegara.id

Pengertian metode ceramah

Menurut Nana Sudjana ceramah adalah penuturan bahan pelajaran secara lisan. Metode ini tidak selalu jelek, jika penggunaannya dipersiapkan dengan baik, terencana, dan didukung dengan alat dan media, serta memperhatikan batas-batas penggunaan. (Nana Sudjana 2000:77).

Menurut Drs. Muhaimin MA, dkk metode ceramah adalah kombinasi dari metode hafalan, diskusi, dan tanya jawab. Sedangkan menurut W. Scham dalam hal ingatan sesuatu yang disampaikan dengan lisan lebih lama dari pada disampaian dengan tulisan. Di samping itu, metode ceramah pada umumnya dilakukan secara pembicaraan face to face yang menurutnya sangat efektif.

dalam metode ceramah (lecture method) adalah sebuah cara melaksanakan pengajaran yang dilakukan oleh guru secara monolog dan hubungan satu arah (one way communication). Metode ini dipandang paling efektif dalam mengatasi kelangkaan litelature atau rujukan yang sesuai dengan jangkauan daya faham siswa.

Pelaksanaan Metode Ceramah

Penerapan metode ceramah merupakan cara mengajar yang paling tradisional dan tidak asing lagi dan sudah lama dijalankan dalam sejarah pendidikan. Cara ini kadang membosankan, maka dalam pelaksanaan membutuhkan keterampilan tertentu, agar dapat menarik perhatian siswa. Namun kita masih mengakui bahwa metode ceramah ini tetap penting dengan tujuan, agar siswa mendapatkan informasi tentang suatu persoalan tertentu.

metode ini dapat digunakan dalam hal-hal sebagai berikut:

bahan pelajaran yang akan disampaikan cukup banyak sementara waktu yang tersedia sangat terbatas.

Guru seorang pembicara yang baik yang memikat dan antusias

Guru akan merangkum pokok pelajaran yang sudah dipelajari, sehingga siswa diharapkan dapat memahami dan mengerti secara keseluruhan

Guru memperkenalkan pokok pelajaran yang baru dan menghubungkannya terhadap pelajaran yang telah berlalu (Asosiasi).

Jumlah siswa terlalu banyak sehingga sulit disampaikan melalui metode selain ini.

Langkah-langkah persiapan yang harus diperhatikan dalam mengaplikasi metode ceramah adalah sebagai berikut:

a. langkah persiapan

persiapan yang dimaksud disini adalah menjelaskan kepada siswa tentang tujuan pelajaran dan pokok pokok masalah yang akan dibahas dalam pelajaran. Selain itu, guru memperbanyak bahan appersepsi untuk membantu mereka memahami pelajaran yang akan disajikan

b. Langkah Penyajian

Pada tahap ini guru akan menyajikan bahan yang berkenaan dengan  pokok pokok masalah.

C. langkah Generalisasi

Dalam hal ini unsur yang sama dan berlainan dihimpun untuk mendapatkan kesimpulan kesimpulan tentang pokok pokok masalah

d. Langkah aplikasi penggunaan

pada langkah ini kesimpulan yang diperoleh digunakan dalam berbagai situasi sehingga nyata makna kesimpulan itu.

Agar diketahui juga bahwa untuk memakai metode ceramah secara murni itu sukar, maka dalam pelaksanaannya perlu untuk mengkombinasikan dengan teknik-teknik penyajian lain sehingga proses belajar mengajar yang dilaksanakannya dapat berlangsung dengan intensif.

Keunggulan metode ceramah

suasana kelas berjalan dengan kondisi tenang. karena murid melaksanakan aktifitas yang sama, jadi guru dapat mengawasi murid sekaligus secara komprehensif.

2. Tidak membutuhkan tenaga yang banyak dan waktu yang lama, dengan waktu yang cukup singkat murid dapat menerima pelajaran sekaligus secara bersama.

3. Pelajaran bisa dilaksanakan dengan cepat, karena dalam waktu yang sedikit dapat diuraikan bahan yang banyak.

4. Melatih para siswa untuk menggunakan pendengarannya dengan baik sehingga mereka dapat menangkap dan menyimpulkan isi ceramah dengan cepat dan tepat.

kekurangan metode ceramah

1. Interaksi cenderung bersifat Centred (berpusat pada guru).

2. Guru kurang dapat mengetahui dengan pasti sejauh mana siswa sudah menguasai bahan ceramah.

3. Mungkin saja siswa memperoleh konsep konsep lain yang berbeda dengan apa yang dimaksudkan guru.

4. Siswa kurang menangkap apa yang dimaksud oleh guru, jika ceramah berisi ceramah-ceramah yang kurang atau tidak dimengerti oleh siswa dan akhirnya mengarah verbalisme

2. Metode Tanya Jawab

metode pembelajaran tanya jawab
imwlx.com

Pengertian Metode Tanya Jawab

Metode tanya jawab adalah cara penyampaian suatu pelajaran melalui interaksi dua arah dari guru kepada siswa atau dari siswa kepada guru agar diperoleh jawaban kepastian materi.

Dalam metode tanya jawab, guru dan siswa sama-sama aktif. Siswa dituntut untuk aktif agar mereka tidak tergantung pada keaktifan guru.

Bertanya merupakan strategi atau metode utama lainnya konstruktivisme untuk mengukur sejauh mana siswa dapat mengenali konsep pelajaran yang akan dipelajari. Bertanya dalam sebuah pembelajaran, dipandang perlu untuk mendorong , membimbing dan menilai kemampuan berfikir dalam pembelajaran yang berbasis inquiry.

Baca Juga  Jenis Jenis Musik Tradisional Nusantara Beserta Pengertian dan Contohnya

Kegiatan bertanya merupakan bagian untuk menggali informasi, mengetahui atau mengkonfirmasi hal hal yang sudah diketahui. Kegiatan bertanya sangat berguna dalam pembelajaran yang efektif dan produktif.

Penerapan Metode Tanya Jawab

Bertanya dilakukan untuk hal-hal sebagai berikut:

1. Menggali informasi,baik administrasi maupun akademis

2. Mengecek pemahaman siswa

3. Membangkitkan respon kepada siswa

4. Mengetahui sejauh mana keinginan siswa

5. Memfokuskan perhatian siswa pada sesuatu yang diinginkan guru.

6. Membangkitkan lebih banyak lagi pertanyaan dari siswa

7. mengetahui hal hal yang sudah diketahui siswa

8. Menyegarkan kembali pengetahuan siswa.

Metode tanya jawab adalah suatu cara penyampaian pelajaran oleh guru dengan jalan mengajukan pertanyaan dan murid menjawab. Metode ini dimaksudkan untuk meninjau pelajaran yang lalu agar para siswa memusatkan lagi perhatiannya.

Penggunaan metode tanya jawab bisa dianggap sebagai metode yang tepat, jika penggunaannya dipergunakan untuk:

1. Merangsang agar perhatian anak terarah pada suatu bahan pelajaran yang sedang dibicarakan.

2. Mengarahkan proses berfikir dan pengamatan anak didik.

Meninjau atau melihat penguasaan anak didik terhadap materi atau bahan yang sudah diajarkan sebagai bahan pertimbangan untuk melanjutkan materi berikutnya.

Melaksanakan ulangan, evaluasi dan memberikan selingan dalam ceramah

Keunggulan Metode Tanya Jawab

1. Suasana kelas lebih hidup karena murid murid berfikir aktif

2. Sangat positif untuk melatih anak untuk berani mengemukakan pendapat secara lisan dan teratur

3. Murid yang biasanya malas memperhatikan menjadi lebih berhati hati dan sungguh sungguh mengikuti pelajaran.

4. Walaupun pelajaran berjalan agak lambat tetapi guru dapat melakukan kontrol terhadap pemahaman murid.

Kelemahan Metode Tanya Jawab

1. Terjadi perbedaan pendapat atau jawaban makan akan terjadi perdebatan sengit sehingga memakan waktu banyak untuk menyelesaikan, terkadang murid mengalahkan pendapat guru.

2, Kemungkinan muncul penyimpangan dari pokok persoalan

3. memakan waktu yang lama untuk merangkum bahan pelajaran

3. Metode Diskusi

metode diskusi
tekoneko.net

Pengertian Metode Diskusi

Metode diskusi adalah suatu kegiatan kelompok dalam memecahkan masalah untuk mengambil suatu kesimpulan. Dan diskusi tidak sama dengan berdebat, diskusi selalu diarahkan kepada pemecahan masalah yang menimbulkan berbagai macam pendapat dan akhirnya diambil suatu kesimpulan yang dapat diterima oleh anggota dalam kelompoknya.

Sedangkan menurut Muhibbin, 1999, metode diskusi adalah metode mengajar yang sangat erat kaitannya dengan belajar memecahkan masalah atau problem solving. Metode ini lazim disebut sebagai diskusi kelompok dan resitasi bersama. Metode diskusi sendiri dimaksudkan merangsang pemikiran serta berbagai jenis pandangan.

Jenis-jenis Diskusi

Agar dapat melaksanakan diskusi di kelsa, sebaiknya seorang guru terlebih dahulu untuk mengetahui jenis jenis diskusi, sehingga dalam pelaksanaannya dapat menyesuaikan jenis diskusi yang akan digunakan. Jika ditinjau dari sudut formalitas dan jumlah peserta yang mengikutinya, diskusi digolongkan menjadi:

1. Diskusi Formal

Diskusi ini terdapat pada lembaga lembaga pemerintahan atau semi pemerintahan, dimana dalam diskusi itu perlu adanya ketua dan penulis serta pembicara yang diatur secara formal. Contohnya Sidang DPR.

Jumlah peserta siswa yang menjadi peserta pun umumnya lebih banyak bahkan dapat melibatkan seluruh siswa kelas. Ekspresi spontan dari peserta biasanya dilarang karena tiap peserta yang hendak berbicara mesti dengan izin moderator untuk menjamin ketertiban lalu lintas diskusi.

2. Diskusi Formal

Aturan dalam diskusi formasl lebih longgar daripada yang dipakai dalam diskusi diskusi lainnya karena sifatnya yang tidak resmi. Penerapannya biasanya dalam diskusi keluarga, dan dalam belajar mengajar dilaksanakan dalam kelompok kelompok belajar dimana satu sama lain berhadap-hadapan.

3. Diskusi panel

Dalam diskusi ini ada dua kategori peserta, yaitu peserta aktif dan non aktif. Peserta aktif langsung melibatkan diri dalam diskusi, sedangkan peserta non aktif hanya menjadi pendengar. Adakalanya peserta non aktif ini terdiri dari beberapa kelompok yang memiliki wakil wakil yang ditugasi berbicara atas nama kelompoknya.

4. Diskusi dalam bentuk Symposium

Diskusi ini hampir sama dengan diskusi formal lainnya, hanya saja diskusi symposium disampaikan oleh seorang pemrasaran atau lebih. Pemrasaran secara bergiliran menyampaikan uraian pandangannya terkait topik yang sama tersebut. dan diskusi symposium ini biasanya tidak mencari kebenaran tertentu.

5. Lecture Discussion

Diskusi ini dilaksanakan dengan membeberkan suatu persoalan, kemudian didiskusikan. Disini biasanya hanya satu persoalan saja.

Sedangkan jika ditinjau dari segi pola pemusatan orang yang berperan dalam diskusi di sekolah, metode ini terbagi dua yaitu:

  1. Pola diskusi terpusat pada guru
  2. Pola diskusi terpusat pada siswa.

Masing-masing mempunyai ciri khas sendiri, tetapi tidak mengurangi kontribusi aktif para siswa peserta

Penerapan Metode Diskusi

Pada dasarnya metode diskusi diaplikasikan dalam proses belajar mengajar untuk:

a. Mendorong siswa berfikir kritis

b. Mendorong siswa mengepresikan pendapatnya secara bebas

c. Mendorong siswa mengembangkan pikirannya untuk memecahkan masalah bersama.

d. Mengambil satu alternatif jawaban untuk memecahkan masalah berdasarkan pertimbangan yang seksama

e. Membiasan peserta didik suka mendengarkan pendapat orang lain sekalipun yang berbeda dengan pendapatnya sendiri

f. Membiasakan bersikap toleran

Dari yang telah diraikan, seseungguhnya aplikasi metode diskusi mempunyai sisi kelebihan dan sisi kekurangan.

Keunggulan Metode Diskusi

1. Suasana belajar mengajar di kelas akan berkembang. Hal itgu dapat diketahui karena konsentrasi siswa akian terfokus kepada masalah yang sudah didiskusikan. Sehingga partisipasi siswa dalam metode ini sangat dituntu pertanyaannya.

2. Memberikan pelajaran bersikap toleran, kritis, dan berfikir sistematis kepada siswa.

3. Kesimpulan kesimpulan dari masalah yang sedang didiskusikan dapat secara mudah diingat siswa. Hal itu disebabkan karena siswa mengikuti alur berfikir diskusi.

4. Memberikan pengalaman kepada siswa tentang etika bermusyawarah.

Kelemahan Metode Diskusi

1. Jalannya diskusi akan kerapkali didominasi oleh siswa yang pandai. sehingga mengurangi peluang siswa yang lain untuk berpartisipasi

2. Jalannya diskusi sering dipengaruhi oleh pembicaraan yang menyimpang dari topik pembahasan masalah, sehingga pembahasan melebar kemana-mana

3. Diskusi biasanya lebih banyak memboroskan waktu, sehingga tidak sejalan dengan prinsip efisiensi.

4. Metode Demonstrasi

metode pembelajaran demonstrasi
via wordpress.com

Pengertian Metode Demonstrasi

Pengertian metode demonstrasi menurut Muhibbin Syah adalah metode mengajar dengan cara memperagakan barang, kejadian, aturan dan urutan dalam melakukan kegiatan, baik secara langsung ataupun melalui penggunaan media pengajaran yang relevan dengan pokok bahasan atau materi yang sedang disajikan.

Metode demonstrasi adalah metode mengajar yang menggunakan peragaan untuk memperjelas suatu pengertian atau untuk memperlihatkan bagaimana melakukan sesuatu kepada anak didik. Dengan menggunakan metode demonstrasi, guru atau murid memperlihatkan kepada seluruh siswa atau anggota kelas mengenai suatu proses, contohnya bagaimana cara sholat yang sesuai dengan ajaran Rasulullah SAW.

Baca Juga  Cara Menghitung Persen dan Diskon | Rumus, Soal, Pembahasan

Menurut Aminuddin Rasyad, metode demonstrasi adalah cara pembelajaran dengan memeragakan, mempertunjukkan atau memperlihatkan sesuatu di hadapan murid di kelas atau di luar kelas.

Langkah Langkah mengaplikasikan Metode Demonstrasi

Untuk melaksanakan metode demonstrasi yang baik dan benar atau efektif, ada beberapa langkah yang harus dipahami dan digunakan oleh guru, yaitu:

1.) Guru menyusun tujuan instruktursional untuk memberi motivasi yang kuat pada siswa untuk belajar.

2. Guru mempertimbangkan bahwa pilihan teknik yang digunakan mampu menjamin tercapainya tujuan yang telah dirumuskan.

3. Guru mengamati apakah jumlah siswa memberi kesempatan untuk siswa demonstrasi yang berhasil, bila tidak ia harus mengambil kebijakan lainnya.

4. Guru meneliti alat dan bahan yang akan digunakan mengenai jumlah, kondisi, dan tempatnya. Disamping itu, ia juga mengenal baik atau mencoba terlebih dahulu agar ia demonstrasi yang dijalankannya dapat berhasil.

5. Guru mampu menentukan garis besar langkah-langkah yang akan dilakukan.

6. guru meyakini tersedia waktu yang cukup sehingga dapat memberi keterangan bila perlu dan siswa yang bisa bertanya.

7. Selama demonstrasi berlangsung guru harus memberi kesempatan pada siswa untuk mengamati dengan baik dan bertanya.

8. Guru perlu mengadakan evaluasi apakah demonstrasi yang dilakukan itu berhasil, jika perlu demonstrasi bisa diulang.

Keunggulan Metode Demonstrasi

1. Perhatian siswa lebih terpusat pada pelajaran yang sedang diberikan.

2. Kesalahan yang terjadi bila dipelajaran ini diceramahkan dapat diatasi melalui pengamatan dan contoh kongkret.

3. Kesan yang diterima siswa lebih mendalam dan tinggal lebih lama.

4. Siswa dapat berpartisipasi aktif dan mendapatkan pengalaman langsung serta dapat mengembangkan kecakapannya.

5. Menghindari Verbalisme.

6. Siswa lebih mudah memahami apa yang akan dipelajari.

7. proses belajar lebih menarik.

8. Siswa dirangsang untuk aktif mengamati, menyesuaikan antara teori dengan kenyataan dan mencoba melakukannya sendiri.

Kelemahan Metode Demonstrasi

1. Alat yang terlalu kecil atau penempatan yang kurang tepat menyebabkan demonstrasi tidak dapat dilihat oleh siswa.

2. Guru harus menjalankan kelangsungan demonstrasi dengan bahasa dan suara yang dapat ditangkap oleh telinga siswa.

3. Bila waktu sempit, demonstrasi akan berjalan terputus putus atau dijalankan tergesa-gesa sehingga hasilnya tidak memuaskan.

4. Bila siswa tidak diikutsertakan, proses demonstrasi akan kurang dipahami.

5. Membutuhkan keterampilan guru secara khusus.

6. Memerlukan fasilitas yang memadai baik barang atau alat yang didemonstrasikan.

7. Membutuhkan waktu yang lama.

5. Metode Latihan (Drill)

metode latihan drill
sditalkahfi.sch.id

Pengertian Metode Latihan

Metode latihan adalah cara yang dipakai untuk menyampaikan materi pelajaran dalam upaya mencapai tujuan. Dewasa ini aktifitas guru yang bertindak sebagai fasilitator dan pembimbing bagi siswa. Pengembangan kurikulum dan pembelajaran juga sesuai dengan petunjuk pelaksanaan kegiatan belajar mengajar kelas.

Tentang pengertian metode latihan adalah latihan siap sangat sesuai untuk melatih keterampilan fisik maupun mental dan menurut pendapat Syaiful Sagala dan Subana.

Metode latihan adalah suatu cara mengajar yang baik untuk menanamkan kebiasaan kebiasaan tertentu. Latihan adalah suatu teknik mengajar yang mendorong siswa untuk melaksanakan kegiatan latihan agar memiliki ketangkasan atau keterampilan yang lebih tinggi dari apa yang dipelajari.

Penerapan Metode Latihan

Sebelum itu, ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam pengunaan teknik latihan.

1. Sifat latihan berbeda dengan latihan sebelumnya, karena situasi dan pengaruh latihan yang berbeda. Hal itu mendatangkan kondisi respon serta tanggapan yang berbeda.

2. Penilaian latihan dengan keseluruhan pelajaran di sekolah perlu dikaitkan agar siswa ada dorongan untuk mengetahui tujuan latihan serta kaitannya dengan pelajaran sehingga dapat memanfaatkannya dalam kehidupan.

Sudjana dan Syaiful Sagala mengatakan penilaian pada umumnya digunakan untuk memperoleh keterangan suatu keterampilan dari apa yang sudah dipelajari dan sebagai sarana untuk membantu siswa menguasai keterampilan secara tepat dalam perilaku yang cepat dan otomatik.

Metode latihan berhubungan dengna pembentukan kemahiran motoris atau fisik ataukah kemahiran yang bersifat penyesuaian seperti kemahiran dalam penyelesaian diri terhadap suatu situasi.

Agar dapat mencapati tujuan yang diharapkan, guru harus memperhatikan dari pihak anak didik, yaitu mereka memiliki dorongan minat dan perhatian terhadap apa yang sedang dipelajarinya, pelaksanaan metode latihan harus tetap diusahakan mengembangkan minat dan meningkatkan anak didik.

Kelebihan Metode Latihan Keterampilan

1. Murid dapat mendapatkan kecakapan motorik dan keterampilan lainnya, contohnya melafalkan huruf, menulis dan membuat serta menggunakan sesuatu.

2. Peserta didik dapat memperoleh kecakapan mental, diantaranya penjumlahan, pengurangan, perkalian dan pembagian, tanda tanda simbol dan olahrasa.

3. Dapat membentuk kebiasaan, meningkatkan kecepatan dan ketepatan dalam melakukan suatu hal.

Kelemahan Metode Latihan Keterampilan

  1. Bisa mengurangi inisiatif dan menghambat bakat anak didik karena mereka digiring jauh dari pengertian dan diperlakukan agar beradaptasi pada suatu.
  2. Menimbulkan penyesuaian statis terhadap lingkungan.
  3. Kegiatannya bersifat monoton dan bisa bikin bosan murid.Aktivitasnya monoton dan membuat bosan anak didik.
  4. dapat menyebabkan verbalisme.

6. Metode Perancangan

metode perancangan
tekoneko.net

Pengertian Metode Perancangan

Metode perancangan adalah metode mengajar yang mana guru mesti merumuskan suatu proyek yang hendak diteliti untuk obyek kajian oleh para murid.

Kelebihan Metode Perancangan

  • Dapat mengubah pola pikir anak yang awalnya sempit jadi lebih terbuka luas dan menyeluruh dalam memandang dan menemukan solusi dari suatu masalah yang sedang dihadapi.
  • Murid dituntun melakukan pembiasaan pada dirinya agar mengaplikasikan keterampilan, pengetahuan, keterampilan, dan sikap dengan terpadu. Yang bertujuan agar bermanfaat dan juga praktis bermanfaat untuk kehidupan mereka setiap hari.

Kelemahan Metode Perancangan

  • Negara masih belum dapat mendukung penerapan metode ini baik secara horizontal maupun vertikal.
  • Dibutuhkan suatu keahlian khusus yang mesti ada pada pendidik untuk menunjang metode ini.
  • Topik unit mesti cocok dengan kebutuhan anak, dengan sekedar fasilitas dan juga sumber belajarnya.
  • Materi pembelajaran kemungkinan berubah terlalu luas yang mana dapat mengaburkan pokok bahan pelajaran yang akan diajarkan.

7. Metode Percobaan

metode pembelajaran
via blogspot.com

Adalah jenis metode pembelajaran dengan cara memberikan kesempatan bagi siswa bisa kelompok maupun perorangan agar dilatih dan mengerjakan suatu proses atau percobaan. Biasanay dikerjakan lebih dari satu kali dengan memakai peralatan dan tempat yang khusus, Contohnya melakukan eksperimen di laboratorium.

Unuk mengerjakan metode percobaan, siswa mengerjakan suatu hal, mengamati prosesnya dan selanjutnya mencatat hasil percobaan tersebut. Nantinya Hasilnya itu akan dipresentasikan di depan kelas dan dinilai langsung oleh para guru.

Baca Juga  Unsur Intrinsik Cerpen dan Ekstrinsik, Mantap Buat Belajar

Tujuan pelaksanaan metode percobaan adalah :

  • Siswa secara sendiri dapat mencari dan menemukan solusi atau persoalan yang dihadapi mereka melakukan melakukan percobaan.
  • Siswa dilatih agar terbiasa berfikir secara kritis dan juga ilmiah.
  • Siswa  dapat mengerti konsep suatu materi yang dibahas.

Kelebihan Metode Percobaan

  • siswa atau murid menjadi lebih percaya terhadap kesimpulan dan kebenaran karena seluruh hasilnya didasarkan pada percobaan yang mereka lakukan sendiri, bukan dari buku atau guru saja.
  • Anak didik memiliki kesempatan agar melaksanakan pengembangan sikap dalam mengeksplorasi berkaitan tentang ilmu dan teknologi.
  • Diharapkan dari metode ini akan terdidik insan yang mampu menghasilkan terobosan dengan berbagai macam penemuan baru untuk kepentingan umat manusia.

Kekurangan Metode Percobaan

  • Kadang-kadang peralatan yang digunakan tidak memadai bagi masing masing anak didik, jadi akan ada sebagian murid yang tidak memiliki kesempatan melakukan percobaan.
  • Jika eksperimen memerlukan banyak waktu, anak didik mesti melanjutkan materi.
  • Cuma cocok untuk bidang ilmu tertentu seperti sains dan teknologi.

Prosedur Percobaan

Terlebih dulu pendidik Guru menjelaskan tujuan dari eksperimen dan selanjutnya beberapa prosedur dalam melaksanakan percobaan atau eksperimen yaitu:

  1. Guru menjelaskan kepada para siswa terkait peralatan dan bahan yang dibutuhkan untuk melakukan percobaan.
  2. Guru mesti mengawasi aktifitas anak didik disertai memberi saran atau pertanyaan yang menunjang kegiatan eksperimen.
  3. Sesudah eksperimen habis dikerjakan, guru mengumpulkan hasil eksperimen siswa, membahasnya di dalam kelas lalu selanjutnya diadakan evaluasi melalui tes dan tanya jawab.

Langkah-langkah dalam Percobaan

  1. diawal Percobaan, peragaan yang dilakukan pertama kali oleh guru atau dapat pula melalui pengamatan terhadap fenomena alam.
  2. Pengamatan, kerjakan oleh para siswa disaat guru mengerjakan eksperimen. Dengan begitu peserta didik diharapkan bisa mengerti dan paham terhadap peristiwa/eksperimen tadi.
  3. Awal Hipotesis, para murid membuat kesimpulan dan juga didasarkan atas hasil eksplorasinya.
  4. Verifikasi, di langkah ini para murid dituntun untuk membuktikan kebenaran dari hipotesis awal dengan diskusi kelompok.
  5. Penerapan konsep, apabila para murid telah dapat menyusun dan mendapatkan konsep, kemudian hasilnya diterapkan melalui kegiatan setiap hari (seandainya mampu) untuk pemantapan
  6. Evaluasi, akhir kegiatan sesudah rampungnya suatu konsep.

Hal-hal yang wajib diperhatikan supaya metode ini dapat terlaksana secara efektif dan efisien yaitu:

  1. Jumlah peralatan, bahan dan materi percobaan mesti memadai bagi masing-masing para siswa.
  2. mutu dari bahan percobaan pastikan higienis dan baik dan supaya percobaan tak berakhir gagal dan tidak membahayakan untuk para murid.
  3. Diperlukan banyak waktu untuk melihat dan meneliti percobaan untuk membuktikan teori yang masih dibahas, sehingga pantau terus masing masing murid agar teliti dan berkonsentrasi dalam proses tersebut.
  4. Kasih petunjuk yang gamblang dan jelas karena mereka masih di tahapan proses mendapatkan ilmu, pengalaman danketerampilan, disertai kematangan jiwa dan sikap.
  5. Tidak seluruh dari masing masing masalah bisa dijadikan percobaan, misalnya masalah berkaitan kejiwaan, hal-hal sosial, dan keyakinan seseorang.

8. Metode Pembelajaran Jigsaw

metode pembelajaran jigsaw
vedcmalang.com

Model pembelajaran kooperatif Jigsaw (gergaji ukir) mirip cara maupun pola berdasarkan pemakaian gergaji, Model belajar jigsaw adalah suatu jenis pembelajaran kelompok. yang mana di kelompok tersebut peserta didik diharuskan menguasai satu bagian materi.

Kemudian, dia Berkeharusan mengajarkan materi tersebut ke anggota kelompok yang lain hingga setiap anggota mengerti materi itu.

9. Metode Mengajar Beregu ( Team Teaching Method )

Metode ini dilaksanakan dengan jumlah guru lebih dari satu orang dan tiap tiap dari guru tersebut mempunyai tugas khusus. Biasanya satu dari guru bertugas menjadi koordinator.

Cara pengujiannya adalah masing masing guru  menulis soal dan kemudian dikombinasikan. apabila ujian berupa lisan maka para murid mesti diuji secara langsung dan berhadapan dengan tim guru tersebut.

10. Metode Pembelajaran Bagian ( Teileren Method )

Adalah suatu metode yang dijelaskan dengan memakai bagian per bagian, contohnya ayat per ayat selanjutnya dilanjutkan dengan ayat lain yang tetap berhubungan terhadap inti masalahnya.

11. Metode Global ( Ganze Method )

metode pembelajaran resitasi
hai-online.com

Yaitu metode mengajar yang mana para murid diperintahkan untuk membaca terlebih dulu semua materi, kemudian guru menyuruh mereka untuk meresume kembali materi tersebut.

12. Metode Mengajar Sesama Teman ( Peer Teaching Method )

Metode mengajar yang para para murid saling membantu murid lainnya.

13. Metode Pemecahan Masalah ( Problem Solving Method )

Yakni metode dimana peserta didik diberi banyak soal, lalu diajak untuk memecahkan masalah tersebut baik secara perorangan atau kelompok.

14. Metode Pembelajaran Role Playing

metode role playing
indianexpress.com

Metode role playing merupakan suatu strategi pembelajaran yang memanfaatkan imajinasi dan penghayatan siswa dalam memerankan tokoh melalui skenario-skenario yang disusun berdasarkan materi pelajaran yang harus siswa pahami.

15. Metode Pembelajaran Talking Stick

metode pembelajaran talking stick
via blogspot.com

Metode pembelajaran kooperatif talking stick media pembelajarannya adalah dengan memakai tongkat. Bagi murid yang memegang tongkat harus menjawab pertanyaan dari gurunya. Pastinya sesudah mereka dikasih waktu untuk belajar terlebih dulu materinya.

16.  Metode Pembelajaran Cooperative Learning (CL)

metode pembelajaran cooperative learning
via blogspot.com

Cooperative Learning termasuk diantara tipe model pembelajaran efektif yang siswanya dilibatkan agar ikut aktif di dalamnya. Terkait tugas yang dibagikan siswa diatur dalam kelompok kecil, yang mana didalamnya ada proses saling tukar-menukar pendapat, berbagi, membantu, dan latihan tanggung jawab bersama.

17. Metode Ceramah Plus

metode pembelajaran ceramah plus
tekoneko.net

Metode ceramah plus adalah metode ceramah yang digabungkan bersama metode pembelajaran yang lain. Terdapat ceramah plus tanya jawab, demonstrasi dan latihan.

18. Contextual Teaching and Learning (CTL)

Contextual Teaching and Learning (CTL) adalah jenis metode pembelajaran yang diawali dengan menyesuaikan kondisi supaya para murid lebih tertarik lagi kepada materi pelajaran yang akan dibahas. Para pendidik dapat mengadakan tanya jawab yang mudah dengan para murid tentang materi yuang akan dibahas dengan kehidupan sehari hari. Diharapkan semua siswa lebih antusias lagi untuk belajar materinya.

19. Metode Pembelajaran Bertukar Pasangan

Pengertian Metode pembelajaran Bertukar Pasangan

Adalah model pembelajaran dengan tingkat mobilitas lumayan tinggi, yang mana siswa akan berganti pasangan dengan pasangan lainnya dan selanjutnya diwajibkan kembali ke pasangan yang awal.

Model pembelajaran  ini merupakan pembelajaran yang dikembangkan dari teori kontruktivisme sebab mengembangkan struktur kognitif dalam membangun pengetahuan sendiri dengan pola fikir rasional.

Demikianlah materi tentang metode pembelajaran yang ada, semoga bermanfaat.

Leave a Comment