Proses Terjadinya Global Warming beserta dampak gejala dan cara mengatasinya

Proses terjadinya global warming atau pemanasan global di muka bumi ini tidak begitu saja terjadi. Banyak sekali penyebabnya bahkan kita tidak sadari ternyata apa yang kita lakukan juga memiliki dampak yang negatif terhadap bumi ini. Mr Simple disini akan menguraikan pengertian, penyebab, proses, gejala, dampak hingga cara mengatasi global warming atau pemanasan global.

Ayo kita Menganalisis.

Pengertian Global Warming (pemanasan Global)

pengertian pemanasan global warming

churchmilitant.com

Bumi kita ini terdiri dari beberapa lapisan udara diantaranya adalah lapisan atas (stratosfer) dan lapisan bawah (troposfer).

Jadi pengertian global warming atau panas bumi adalah naiknya suhu rata-rata bumi khususnya pada lapisan bawah (troposfer) secara menyeluruh baik di daratan maupun lautan (Pemanasan Global).

Global warming dapat kita rasakan karena saat sekarang bumi lebih panas dari biasanya tahun ke tahun.

penyebab utama Proses Terjadinya Global Warming

Banyak sekali penyebab global warming di muka bumi tetapi umumnya karena ulah manusia. Berdasarkan penelitian, bumi ini telah meningkat suhunya hampir 1 C atau 2/3 peningkatan dan sudah di mulai setelah tahun 1980-an. Para peneliti memperkirakan suhu bumi akan meningkat 4 C untuk waktu kurun 100 tahun kedepannya

Berikut beberapa penyebab utama global warming

1. Efek Gas Rumah Kaca

Inilah penyebab paling umum yang menyebabkan global warming. Efek gas rumah kaca ini berkaitan erat dengan matahari, karena fungsi matahari bagi bumi adalah menghangatkan.

Ketika Sinar matahari masuk ke bumi, permukaan bumi hanya menyerap sebagian sinar dan sebagiannya lagi terpantul ke atas langit. Tapi sayangnya radiasi khusunya Infra merah yang terkandung di sinar matahari tersebut sebagian menembus atmosfer dan ke luar angkasa, dan sisanya terjebak di atmosfer karena terhalang oleh gas rumah kaca.

Gas rumah kaca seperti karbon dioksida, sulfur oksida, uap air, gas metana dinitro oksida, hidrofluorokarbon, perfluorokarbon, dan sulfur heksafluorida.

Setelah terpental gas rumah kaca tersebut akhirnya radiasi tersebut kembali ke permukaan bumi dan tersimpan yang mengakibatkan bumi memanas. Kejadian tersebut terus berulang-ulang sepanjang tahun.

Faktanya efek gas rumah kaca itu penting. Bayangkan jika tidak ada rumah kaca bumi ini akan tertutup oleh salju dan rasanya dingin sekali.

Selain itu juga sekarang banyak bermunculan gedung-gedung tinggi yang berkonsep rumah kaca di tiap dindingnya.

Akibatnya bukannya menyerap panas matahari melainkan hanya memantulkannya ke udara lagi. Semakin panas bumi ini jika keberadaan gedung tersebut meningkat.

Baca Juga  Macam macam Interaksi Sosial Beserta Penjelasan Pengertian Contoh dan Gambarnya

2. Efek Umpan Balik

adalah Efek negatif proses umpan balik yang dihasilkan. Penguapan air contohnya. Akibat bertambahnya gas rumah kaca yang dihasilkan manusia seperti karbon dioksida dan sebagainya, mengakibatkan cepatnya penguapan air di permukaan bumi seperti laut dan sungai.

Masalahnya uap air juga gas rumah kaca dan efeknya jauh lebih besar dibandingkan dengan gas lainnya. Akibat seiring pemanasan terus berlanjut, maka konsentrasi uap air di udara juga bertambah.

Es salju juga bisa dijadikan contoh. Es salju tersebut kemampuannya memantulkan cahaya lebih besar dibandingkan dengan air ataupun daratan. Selain bertambahnya pemanasan, lama-kelamaan salju juga akan mencair. Siklus tersebut akan terus-menerus berulang.

3. Penggunaan CFC

proses terjadinya global warming

indianapublicmedia.org

Cloro Flour Carbon (CFC) adalah gabungan bahan kimia yang digunakan untuk bagian alat-alat rumah tangga. Penggunaan CFC ini kita bisa temukan pada AC dan kulkas yang memang banyak terdapat CFC di dalamnya.

Faktanya, semakin panas suhu di bumi ini otomatis orang-orang pada banyak yang memakai kedua alat tersebut. Bukannya efek dingin kedua alat tersebut mendinginkan suhu bui malahan bisa membuat suhu bumi makin memanas atau global warming.

4. Gas Metana

Ternyata aktifitas bertani dan berternak juga bisa memicu global warming dengan cara menghasilkan gas metana ke udara. gas metana ini sebenarnya bisa berupa kentut dari para hewan ternak termasuk pemiliknya ūüėÄ atau juga bahan organik hasil penguraian bakteri untuk area persawahan dan pembakaran tanaman organik.

Selain aktifitas pertanian dan berternak, gas metana juga terdapat di kutub salju seperti Antartika. Para peneliti dan ilmuwan berspekulasi bahwa antartika menyimpan 1500 miliar metana beku dan gas tersebut bisa berkurang dikit demi sedikit ke udara seiringnya banyak es yang mencair di sana.

Kondisi bumi bisa menjadi parah apabila kadar metana di atmosfer mengurangi kadar oksigen dibawah 19,5 %. Hanya pengurangan 19,5 % kadar oksigen tersebut saja, bayangkan akan banyak aktifitas ledakan dan kebakaran tingkat tinggi di permukaan bumi.

5. Aktifitas Kendaraan BBM dan Pabrik

Jumlah kendaraan BBM di dunia ini sudah mencapai lebih dari 1 milyar unit. Bisa kamu bayangkan, setiap hari tidak ada istilahnya jalan sepi dari kendaraan, maka berapa banyak gas karbon dioksida dan gas monoksida yang dihasilkan ke udara?

Itu belum dihitung aktifitas semua pabrik di dunia ini yang menghasilkan asap dari cerobongnya. Termasuk juga bahan bakar yang digunakan yang seiring waktu akan semakin habis. Selain juga merusak kesehatan, ternyata juga sangat berdampak pada pemanasan global. Bayangkan aktifitas kendaraan bbm dan pabrik jika dikumpulkan jadi satu akan menjadi apa.

6. Kurangnya Pepohonan

Seringnya pembalakan liar dan kebakaran hutan akibat ulah manusia mengakibatkan kurangnya keberadaan pepohonan di muka bumi. kita tahu bahwa hutan adalah paru-paru dunia, karena dari hutanlah kita bisa menikmati udara segar.

pepohonan atau tumbuhan berperan dalam menyerap karbon dioksida dan menghasilkan oksigen ke udara, sehingga perannya sangat penting. Sekarang keberadaan pohon sangat sulit kita jumpai terutama di kota-kota besar.

Baca Juga  Sejarah Dunia Yang Disembunyikan, Konspirasi di Balik Dunia

Di Indonesia saja diketahui hutannya sudah banyak yang rusak dengan laju kerusakan 2,2 juta per tahun berdasarkan data dari Forest Watch Indonesia pada tahun 2001.

Proses Terjadinya Global Warming (Pemanasan Global)

proses terjadinya global warming

mbojo.wordpress.com

1. Berikut proses terjadinya Global Warming:

  1. Sebagian sinar tampak matahari di serap bumi dan sebagiannya dipantulkan ke angkasa (yang dipantulkan kembali adalah radiasi inframerah) (radiasi masuk hingga 343 watt per m2)
  2. Sebagian pantulan dari bumi sebagiannya terus ke langit dan Radiasi sebagian dipantulkan lagi oleh atmosfer ke bumi
  3. Pantulan panas matahari dari atmosfer dipantulkan kembali ke udara oleh permukaan bumi dan diteruskan oleh atmosfer ke luar angkasa.
  4. Sisa radiasi matahari dari berkali-kali pantulan tersebut menjadi 30 watt per m2

Inilah rincian radiasi yang memantul ke bumi lagi :

  • 25% : dipantulkan awan dan partikel partikel lain
  • 25% : di serap awan
  • 45% : di serap permukaan bumi
  • 10% : dipantulkan lagi oleh permukaan bumi

Gejala Pemanasan Global

Sebenarnya kita tidak menyadari kedatangan global warming karena memang proses terjadinya global warming datang perlahan-lahan. Agar kita bisa merasakan kedatangan global warming atau pemanasan global berikut gejala-gejala yang bisa kita amati sebagai tanda kedatangan pemanasan global

  1. Sering terjadinya angin raksasa, seperti topan dan puting beliung
  2. musim hujan sudah tidak teratur dan sulit diprediksi
  3. Banyak terumbu karang yang memutih
  4. Bencana banjir dan longsor ada di mana-mana
  5. kebakaran hutan besar-besaran
  6. satelit bergerak lebih cepat
  7. peningkatan kasus alergi

itulah beberapa gejala yang bisa kita amati dan masih banyak contoh lainnya.

Dampak Global Warming / Pemanasan Global Bagi Ekosistem dan Lingkungan

Dampak pemanasan global / global warming lebih menuju kerugian daripada keuntungan bagi kita selaku penduduk di muka bumi. Berikut dampak-dampak dari pemanasan global yang sudah terangkum dari referensi National Geografik.

Es Meleleh

Es di seluruh dunia meleleh khususnya di daerah Greenland, Antartika barat dan es laut di arktik yang merupakan dampak keseluruhan dari pemanasan global.

Seiringnya waktu es yang sudah mencair akan menuju ke laut dan bisa memperlebar dan mempertinggi luas perairan di permukaan bumi yang awalnya cuma berbanding antara 1:2 antara luas daratan dan luas lautan. Dampak fatalnya adalah seluruh pulau akan tertutupi lautan.

Penurunan dan Kepunahan Spesies

Spesies di bumi akan mengalami penurunan populasi spesies dan sebagiannya sudah mulai punah. Bill Fraser seorang peneliti mendapati jumlah perkiraan 11.ooo penguin Adelie di kutub Antarktika. Jumlah itu sangat sedikit dibandingkan 30 tahun yang lalu yang mana populasinya masih 32.000.

Selain Bill Fraser ada peneliti lain bernama Martyn Obbard yang meneliti dampak pengurangan es di kutub dengan populasi hewan yang tinggal disana. Dia mendapati jumlah ikan yang terus berkurang dan banyak beruang kutub yang kurus.

Penelitian Martyn Obbard diperkuat oleh Ian Strirling yang memeriksa satwa liar di Teluk Hudson. Ia khawatir, seandainya es laut menghilang, beruang kutub pun juga akan ikut menghilang.

Baca Juga  Pengertian Bencana Alam Beserta Cara Penanggulannya

Pergantian cuaca yang ekstrim dan Aneh

Salah satu dampak yang terjadi dari pemanasan global adalah pergantian cuaca yang ekstrim dan aneh. Di arab saja Misalnya, di sana sudah ada hujan salju yang mana sepanjang abad tidak pernah turun salju di sana.

Dampak dari cuaca ekstrim misalnya menguatnya angin dan badai-badai lainnya di tiap daerah. Daerah yang dulunya sering terguyur hujan juga sekarang banyak yang mengalami kekeringan, misalnya saja di daerah Ethiopia yang turun curah hujannya 10 % selama 50 tahun selanjutnya.

Hasil pertanian menurun

Perubahan cuaca yang ekstrim membuat para petani rugi besar karena banyak dari mereka yang gagal panen. Beberapa tanaman yang seharusnya harusnya bisa tumbuh dengan cuaca tertentu akibatnya tidak bisa tumbuh karena perubahan cuaca tersebut. Akibatnya hasil pertanian menurun.

Cara Mengatasi Global Warming atau Pemanasan Global

Banyak cara yang bisa kita lakukan untuk mengatasi pemanasan global. Dari yang hal yang kecil seperi kesadaran kita terhadap lingkungan sekitar sampai yang besar seperti mengajak masyarakat untuk turun tangan dalam mengatasi pemanasan global yang sudah mulai terasa akhir-akhir ini

Berikut Mr Simpel akan rangkum beberapa cara yang bisa kita lakukan

1. Program Reboisasi atau Penanaman Pohon

Sekarang pemerintah lagi menggalakan kampanye dan iklan tentang gerakan reboisasi atau penanaman 1000 pohon. Kita sebagai rakyat hendaknya patuh, mendukung dan ikut serta dalam gerakan tersebut.

Untuk hutan-hutan yang sudah gundul, kita bisa bersama bergotong royong untuk menanam di sana. Ada program lainnya yang cukup unik, yaitu wajib bagi setiap orang menanam satu pohon untuk seumur hidup.

Dengan mengikuti gerakan tersebut kita telah mengurangi proses terjadinya global warming.

2. Cerdas Dalam Berkendara

Masak hanya jarak yang begitu dekat kita harus naik sepeda motor atau mobil. Kita harus sadar bahwa jika kita berkendara motor juga menghasilkan gas membuat Global Warming.

Negara maju bisa kita jadikan contoh. Selain mereka cerdas dalam berkendara ternyata di sana sarana transportasi umum ditingkatkan kuantitas dan pelayanannya sehingga tidak ada lagi kemacetan yang mengakibatkan polusi udara. Jika tidak naik transportasi maka mereka memilih untuk mengayuh sepeda ke kantor atau ke sekolah. Selain itu juga negara maju sudah  menyediakan parkir khusus sepeda kayuh.

3. Menggunakan Kipas Angin

Jika kamu merasa kepanasan atau keringat, janganlah sedikit-dikit menyalakan AC. Kita kan sudah tahu bahwa di AC terdapat CFC yang berdampak pada lapisan ozon di atmosfer yang mana mempercepat proses terjadinya global warming. Lebih baik menggunakan kipas angin.

Gunakanlah AC sewaktu-waktu saja bila mungkin dijarangkan. Apabila memang ingin menyalakan AC maka usahakan ruangan tertutup rapat dan tidak ada pintu yang keluar. Dengan hal kecil yang kita lakukan, kita sudah berpartisipasi untuk mengurangi efek pemanasan global.

Demikianlah materi tentang proses terjadinya global warming. Semoga kita lebih memahami lagi proses terjadinya global warming.

                            Proses Terjadinya Global Warming

One Response

  1. evrinasp

Leave a Reply